Leeds United bangkit dua kali untuk mengamankan hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth di Vitality Stadium. Manajer Daniel Farke menyebut satu poin ini sangat berharga di tengah perjuangan mereka menghindari degradasi. Manajer Bournemouth Andoni Iraola mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan offside.
Bournemouth memimpin pada menit ke-60 melalui Junior Kroupi, namun Leeds segera menyamakan kedudukan ketika James Hill mencetak gol bunuh diri. Rayan membawa Leeds unggul lima menit sebelum waktu normal berakhir, mengonversi umpan silang dari Tyler Adams. Namun, Sean Longstaff mencetak gol melalui tendangan voli pada menit ke-97 setelah lemparan ke dalam jarak jauh untuk memberikan Bournemouth satu poin. Daniel Farke memuji ketangguhan timnya, kepada Sky Sports ia mengatakan: “Saya hanya bangga dengan anak-anak saya... Sangat berharga bagi kami dan saya sangat bangga dengan mereka.” Hasil ini membawa Leeds ke angka 40 poin, unggul sembilan poin dari zona degradasi Premier League. Farke tetap berhati-hati, menambahkan bahwa mereka hanya akan merayakannya ketika posisi mereka aman secara matematis. Leeds kini bersiap untuk laga semifinal FA Cup melawan Chelsea pada hari Minggu. Manajer Bournemouth yang akan segera hengkang, Andoni Iraola, merasa kesal dengan dua keputusan offside. Gol Evanilson dianulir karena offside tipis satu milimeter, dan ia mengeklaim Joel Piroe menghalangi kiper Djordje Petrovic pada gol penyeimbang Longstaff. “Ini sulit diterima,” ujar Iraola kepada Sky Sports. Bournemouth kini berada enam poin di belakang Liverpool yang menempati peringkat kelima.