Bintang pop Britney Spears ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol di California pada bulan Maret setelah polisi menghentikannya karena cara mengemudinya yang tidak stabil. Dia kemudian mengaku bersalah atas mengemudi secara lalai dan dijatuhi hukuman percobaan.
Britney Spears dihentikan oleh Patroli Jalan Raya California di U.S. 101 setelah petugas mengamati mobilnya berpindah-pindah jalur dan melaju dengan kecepatan tinggi. Menurut laporan investigasi dan rekaman kamera dasbor yang ditinjau oleh CBS News, dia membutuhkan waktu 15 detik untuk menepi dan sempat berdebat dengan polisi selama sekitar 10 menit sebelum keluar dari kendaraannya. Petugas mencium bau alkohol dan kemudian menemukan gelas anggur serta sebotol Adderall tanpa resep di dalam mobil. Spears mengatakan kepada polisi bahwa dia telah mengonsumsi mimosa enam jam sebelumnya dan menyangkal merasa mabuk. Tes breathalyzer menunjukkan kadar alkohol 0,06% dan 0,05%. Dia dibebaskan keesokan paginya dan mengaku bersalah atas mengemudi secara lalai awal bulan ini, yang berujung pada masa percobaan selama 12 bulan. Spears secara sukarela masuk rehabilitasi pada bulan April. Seorang perwakilan menggambarkan insiden tersebut sebagai peristiwa yang disayangkan dan sama sekali tidak dapat dimaafkan.