Undian play-off babak knockout UEFA Champions League pada 30 Januari 2026 mempertemukan Benfica dengan Real Madrid dalam pertandingan ulang hanya beberapa minggu setelah kemenangan dramatis Benfica. Newcastle United menghadapi perjalanan jauh ke Qarabağ, sementara Paris Saint-Germain bertemu Monaco dalam laga sepenuhnya Prancis. Undian yang digelar di Nyon, Swiss, menentukan delapan tim terakhir yang bergabung dengan delapan teratas di babak 16 besar.
Undian play-off babak knockout UEFA Champions League 2025/26 berlangsung di House of European Football UEFA di Nyon, Swiss, pada 30 Januari 2026 pukul 12:00 CET. Undian melibatkan 16 tim yang finis di posisi ke-9 hingga 24 di fase liga, yang berakhir dengan drama tinggi pada 28 Januari, termasuk sundulan kiper Benfica Anatoliy Trubin di menit ke-98 yang mengamankan kemenangan 4-2 atas Real Madrid untuk lolos. Pasangan, berdasarkan posisi fase liga untuk membentuk grup unggulan dan non-unggulan, adalah: Benfica vs Real Madrid, Bodø/Glimt vs Inter Milan, Monaco vs Paris Saint-Germain, Qarabağ vs Newcastle United, Galatasaray vs Juventus, Club Brugge vs Atlético Madrid, Borussia Dortmund vs Atalanta, dan Olympiacos vs Bayer Leverkusen. Tim unggulan, termasuk Real Madrid dan Inter Milan, akan menjadi tuan rumah leg kedua. Leg pertama dijadwalkan 17 dan 18 Februari, dengan leg kedua pada 24 dan 25 Februari. Format ini memberi hadiah kepada delapan teratas—Arsenal, Bayern Munich, Liverpool, Tottenham Hotspur, Barcelona, Chelsea, Sporting CP, dan Manchester City—dengan masuk langsung ke 16 besar. Newcastle, satu-satunya tim Inggris di play-off setelah imbang 1-1 di PSG, harus mengatasi tantangan Qarabağ meski kalah 0-6 dari Liverpool di fase liga. PSG, juara musim lalu, menghadapi Monaco, yang mereka kalahkan 1-0 pada November tapi berada di posisi 10 Ligue 1. Kembalinya José Mourinho ke Bernabéu bersama Benfica menambah intrik, begitu juga Victor Osimhen menghadapi Juventus di Galatasaray. Pemenang maju menghadapi tim delapan besar di undian 16 besar pada 27 Februari, dengan final pada 30 Mei di Puskás Aréna Budapest. Giorgio Marchetti UEFA menyoroti 487 gol fase liga, mencatat peserta play-off pertama seperti Qarabağ dan Bodø/Glimt. Aturan gol tandang dihapus, sehingga hasil imbang diputuskan berdasarkan agregat skor.