Claudia Jordan, mantan peserta 'Celebrity Apprentice', mengaku tidak lagi mengenali Presiden Donald Trump. Saat berbicara di acara Better Brother Truth Awards, bintang 'Real Housewives' ini mengkritik tindakan Trump baru-baru ini sebagai hal yang 'seperti menunjukkan gejala demensia.' Ia menyalahkan Trump di tengah kenaikan harga BBM, penurunan harga saham, dan penutupan sebagian pemerintahan.
Claudia Jordan memberikan komentar yang cukup tajam. Mantan bintang 'Real Housewives of Atlanta' dan dua kali peserta 'Celebrity Apprentice' ini mengungkapkan pendapatnya kepada TMZ di acara Better Brother Truth Awards di Beverly Hilton akhir pekan lalu. Dulu, ia dan Donald Trump berteman baik, namun sekarang ia mengaku tidak lagi mengenali sosok Trump dan menyatakan bahwa tindakannya terlihat seperti menunjukkan gejala demensia. Claudia mengungkapkan keprihatinannya atas drama politik di Amerika dan merasa masyarakat pantas mendapatkan 'karma baik' setelah berbulan-bulan mengalami kekacauan. Ia menanggapi isu hilangnya hak-hak warga dan konflik di Iran dengan sinis karena merasa frustrasi. Situasi saat ini cukup rumit: penutupan Selat Hormuz di Iran telah menyebabkan kenaikan harga bahan bakar, pasar saham merosot, dan agen TSA tidak menerima bayaran akibat penutupan sebagian pemerintahan. Claudia, yang mengenal Trump dari pengalaman mereka di acara tersebut, secara terbuka menyalahkan mantan bosnya itu. Apakah ini merupakan sindiran keras dari mantan peserta 'Apprentice'? Atau sekadar dinamika politik biasa?