Merek mewah Courrèges telah menunjuk Drew Henry, seorang desainer berusia 38 tahun dan alumnus tim Céline pimpinan Phoebe Philo, sebagai direktur artistik barunya. Penunjukan ini dilakukan menyusul kepergian Nicolas di Felice dan terjadi di tengah upaya Artémis, perusahaan induk milik keluarga Pinault, untuk mendorong ekspansi global rumah mode tersebut. Henry akan memulai jabatannya pada Mei 2026.
Artémis mengumumkan penunjukan Drew Henry sebagai direktur artistik Courrèges pada 30 Maret 2026, seminggu setelah desainer asal Belgia, Nicolas di Felice, mengundurkan diri untuk fokus pada proyek pribadi. Desainer kelahiran Afrika Selatan ini bergabung dari Burberry, tempat ia menjabat sebagai direktur desain senior di bawah Daniel Lee sejak 2023, dan merupakan lulusan Central Saint Martins tahun 2014. Ia sebelumnya pernah bekerja di Céline sebagai peserta magang dan desainer purnawaktu di bawah asuhan Phoebe Philo, di JW Anderson, serta sebagai kepala desain untuk jenama milik Philo yang diluncurkan pada 2020. Henry dijadwalkan untuk memulai debut koleksinya di Paris Fashion Week pada September 2026, dengan masa kerja resmi dimulai pada Mei 2026 di rumah mode yang didirikan pada 1961 oleh André dan Coqueline Courrèges. CEO Courrèges, Marie Leblanc, menyatakan, “Bakat kreatif dan pemahamannya akan budaya kontemporer menjadikannya sosok yang sangat cocok untuk rumah mode ini. Bersama-sama, kami bertujuan untuk mempercepat ekspansi internasionalnya dan memperkuat jangkauan globalnya, sembari tetap setia pada warisan Prancis jenama tersebut.” Ketua Artémis, François-Henri Pinault, mengatakan, “Drew Henry adalah talenta kreatif yang kuat dengan sudut pandang yang jelas. Pengalaman dan pemahamannya tentang lanskap mode saat ini membuatnya berada di posisi yang tepat untuk memimpin fase berikutnya dari Courrèges.” Henry sendiri berkomentar, “André Courrèges meyakini pakaian yang fungsional bagi cara hidup manusia. Hal itu penting bagi saya. Saya selalu tertarik pada karya yang terasa modern, berguna, dan langsung. Bergabung dengan rumah mode ikonik Prancis ini, saya merasa memiliki tanggung jawab besar untuk menghormati sejarahnya sekaligus membawa perspektif saya sendiri. Saya berterima kasih kepada François-Henri Pinault dan Marie Leblanc atas kepercayaan mereka, dan saya bersemangat untuk membentuk visi bagi rumah mode ini agar tetap optimis, jelas, dan membumi.” Langkah ini menggarisbawahi pengaruh abadi studio Céline pimpinan Philo, yang telah melahirkan para pemimpin seperti Daniel Lee di Burberry, Matthieu Blazy di Chanel, dan Michael Rider di Céline.