Pengadilan ungkap kata sandi kripto Luigi Mangione

Jaksa di New York menyajikan bukti yang menunjukkan bahwa Luigi Mangione, tersangka penembakan CEO UnitedHealthcare, memiliki frasa benih kripto saat ditangkap. Secarik kertas itu ditemukan di ranselnya saat ditangkap di Pennsylvania. Detail ini muncul selama sidang pra-persidangan yang sedang berlangsung di Manhattan.

Luigi Mangione, warga asli Baltimore dan mantan insinyur perangkat lunak yang dituduh membunuh CEO UnitedHealthcare Brian Thompson, menghadapi pengawasan atas barang-barang yang disita saat penangkapannya. Pada Jumat, selama sidang pra-persidangan untuk menekan bukti di ruang sidang Manhattan, kesaksian polisi mengungkapkan bahwa petugas memulihkan secarik kertas dari ransel Mangione yang berisi frasa benih kripto. Foto yang ditampilkan di pengadilan menunjukkan kertas itu, dengan bagian tengahnya disamarkan oleh redaksi bertuliskan “Redacted Crypto Seed Phrase.” Tidak ada detail spesifik yang diberikan tentang akun kripto terkait. Frasa benih kripto berfungsi sebagai urutan kata acak untuk mengamankan dan mengakses kepemilikan kripto. Mangione ditangkap lima hari setelah penembakan fatal Thompson pada Desember 2024, di McDonald's di Pennsylvania. Saat itu, pihak berwenang menemukan sekitar $7.000 dalam uang kertas besar padanya, bersama dengan barang-barang teknologi termasuk laptop MacBook, iPhone, beberapa drive USB, dan papan sirkuit kecil yang dibungkus kardus—menyoroti latar belakang teknisnya. Detail kripto ini belum diungkapkan secara publik sebelumnya. Penangkapan Mangione memicu minat di komunitas kripto, yang menyebabkan peluncuran memecoin LUIGI segera setelahnya. Token tersebut sempat mencapai kapitalisasi pasar $60 juta tetapi segera runtuh; investasi awal $1.000 dari pertengahan Desember 2024 kini bernilai sekitar $25. Sidang, yang berfokus pada penekanan bukti dari penangkapan, memasuki minggu ketiga pada Selasa. Jaksa terus membangun kasus mereka terhadap Mangione, yang menyangkal tuduhan.

Artikel Terkait

Dramatic arrest scene of crypto theft suspect John Daghita on Saint Martin beachfront by FBI and French authorities.
Gambar dihasilkan oleh AI

Federal contractor's son arrested in caribbean over alleged crypto theft

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

John Daghita, son of a U.S. government contractor, was arrested on the island of Saint Martin for allegedly stealing $46 million in cryptocurrency from the U.S. Marshals Service. The arrest, conducted in a joint operation between the FBI and French authorities, followed allegations first raised by blockchain investigator ZachXBT in January. FBI Director Kash Patel announced the capture, emphasizing ongoing international cooperation to combat fraud.

Miami police have arrested a 28-year-old man accused of an armed robbery in which he stole nearly $1 million in cryptocurrency and jewelry from a victim in the Morningside neighborhood. The incident occurred early on December 8, involving threats at gunpoint. Authorities tracked the suspect through social media and apprehended him days later.

Dilaporkan oleh AI

Pihak berwenang Korea Selatan secara tidak sengaja mengungkap frasa pemulihan untuk dompet kripto dalam siaran pers, menyebabkan pencurian hampir 5 juta dolar AS aset yang disita. Layanan Pajak Nasional mengeluarkan permintaan maaf dan meluncurkan penyelidikan atas pelanggaran tersebut. Insiden ini menyoroti tantangan berkelanjutan dalam mengamankan mata uang digital oleh penegak hukum.

Manhattan District Attorney Alvin Bragg outlined his second-term priorities during a speech at New York Law School, emphasizing guns, shoplifting, and cryptocurrency enforcement. He highlighted crypto's role in enabling other crimes and called for stronger regulations. Bragg stressed a systemic approach to prosecution beyond individual offenders.

Dilaporkan oleh AI

A South Korean man in his 30s who laundered $68,000 in cryptocurrency for a voice phishing gang has had his suspended sentence revoked. The Suwon High Court imposed a four-year prison term after he appealed for leniency. The ruling highlights his key role in the scam operations.

Andean Medjedovic, a young Canadian accused of stealing millions in cryptocurrency, disappeared after his release from custody in Serbia. Authorities believe he may now be hiding in neighboring Bosnia. The case highlights challenges in tracking digital criminals across borders.

Dilaporkan oleh AI

Christopher Alexander Delgado, the CEO of Goliath Ventures, faces federal charges for allegedly running a Ponzi scheme that defrauded investors of at least $328 million. The scheme promised returns from cryptocurrency liquidity pools but used most funds for payments to earlier investors and personal luxuries. Delgado was arrested on Tuesday and released after his first court appearance.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak