Disney Cruise Line meluncurkan kapal pertamanya di Asia pada 10 Maret 2026, dengan Disney Adventure berangkat dari Singapura pada pelayaran perdananya. Kapal tersebut, kapal kedelapan dalam armada, menampilkan adaptasi unik termasuk istana pertama di laut. Kapal ini menargetkan audiens Asia Tenggara dengan penceritaan setingkat taman hiburan.
Disney Cruise Line menandai ekspansi signifikan pada 10 Maret 2026, ketika Disney Adventure berlayar dari Singapura pada pelayaran perdananya. Kapal ini mewakili masuknya perusahaan ke pasar Asia, di mana taman hiburan Disney terdekat berada lebih dari 1.500 mil jauhnya di Hong Kong. Tidak seperti kapal-kapal sebelumnya yang dibangun dari nol, Disney Adventure diciptakan oleh Walt Disney Imagineering dengan mengadaptasi kapal yang ada untuk memasukkan cerita ikonik Disney yang disesuaikan untuk tamu Asia Tenggara. Setelah berbulan-bulan penelitian pasar lokal, tim memperkenalkan inovasi seperti istana pertama di laut dalam sejarah Disney Cruise Line, roller coaster perdana Marvel di laut, pengalaman bersantap multimedia, dan produksi panggung langsung. Joe Schott, Presiden Disney Signature Experiences, menyoroti peran kapal ini dalam pertumbuhan global, menyatakan, “Ia menyatukan penceritaan, hiburan, dan layanan legendaris kami dalam satu pengalaman imersif, menciptakan kenangan bagi tamu yang bertahan lama setelah pelayaran berakhir.” Data pemesanan menunjukkan daya tarik kuat di kalangan pendatang baru: lebih dari 90 persen penumpang adalah tamu Disney Cruise Line pertama kali, dengan sebagian besar baru dalam berlayar secara keseluruhan. Keluarga membentuk mayoritas, selaras dengan tren perjalanan multigenerasi regional. Hampir semua tamu pertama ini sudah berinteraksi dengan Disney melalui film, taman hiburan, televisi, atau produk. Disney Cruise Line berencana ekspansi lebih lanjut, menargetkan armada 13 kapal pada 2031, termasuk lima yang sedang dikembangkan. Kemitraan, seperti dengan Oriental Land Co. untuk pelayaran Jepang pada 2029, sedang berlangsung. Armada saat ini lebih dari 80 persen terisi untuk tahun fiskal 2026, menyusul debut Disney Destiny di Fort Lauderdale pada November 2025.