Layar raksasa Disney Adventure menciptakan panggung kapal yang imersif

Disney Adventure memperkenalkan layar besar dengan 5,5 juta piksel yang diuji secara individual, mengubah area tengah kapal menjadi panggung imersif. Pengaturan ini dirancang untuk pertunjukan yang menampilkan pahlawan terbang. Inovasi ini menyoroti teknologi tampilan canggih di tempat hiburan.

Kapal pesiar Disney Adventure kini memiliki layar raksasa dengan 5,5 juta piksel indah yang diuji secara individual, seperti yang disoroti dalam artikel TechRadar baru-baru ini. Pemasangan ini mengubah tengah kapal menjadi panggung imersif, meningkatkan pengalaman hiburan di kapal. Dengan 5,5 juta piksel indah yang diuji secara individual. Layar ini menjadi tempat bagi pertunjukan dengan pahlawan terbang, menjanjikan penampilan dinamis yang melibatkan penumpang dalam lingkungan yang menakjubkan secara visual. Diterbitkan pada 11 Maret 2026, liputan tersebut menekankan bagaimana teknologi ini mengintegrasikan tampilan resolusi tinggi ke dalam pengaturan maritim, menciptakan suasana seperti teater di laut. Tidak ada detail lebih lanjut tentang implementasi tepat atau jadwal pertunjukan yang diberikan dalam materi sumber. Pengembangan ini sejalan dengan upaya berkelanjutan Disney untuk memadukan teknologi canggih dengan hiburan bertema, meskipun detailnya tetap terbatas pada jumlah piksel layar dan tujuan imersifnya.

Artikel Terkait

Photorealistic depiction of Olaf animatronic leading a drawing class in Disney's upcoming 'The Magic of Disney Animation' at Hollywood Studios.
Gambar dihasilkan oleh AI

Disney mengumumkan pengalaman animasi baru di Hollywood Studios

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Disney mengungkap rencana untuk mengubah Animation Courtyard di Disney's Hollywood Studios menjadi The Magic of Disney Animation, yang dijadwalkan dibuka akhir musim panas 2026. Proyek ini menggantikan mantan Star Wars: Launch Bay dan menampilkan animatronik Olaf yang memimpin kelas menggambar melalui video pra-rekam dari animator. Meskipun dipuji karena merayakan warisan animasi Disney, kurangnya instruktur langsung memicu kontroversi penggemar.

Disney Cruise Line meluncurkan kapal pertamanya di Asia pada 10 Maret 2026, dengan Disney Adventure berangkat dari Singapura pada pelayaran perdananya. Kapal tersebut, kapal kedelapan dalam armada, menampilkan adaptasi unik termasuk istana pertama di laut. Kapal ini menargetkan audiens Asia Tenggara dengan penceritaan setingkat taman hiburan.

Dilaporkan oleh AI

Pada demo baru-baru ini di Burbank, Disney memamerkan kacamata XR dari startup Liminal Space, menawarkan pengalaman imersif yang memadukan dunia nyata dan digital. Teknologi ini, bagian dari Program Disney Accelerator 2025, bertujuan untuk meningkatkan atraksi taman hiburan dengan tampilan holografik. Peserta mengalami interaksi realistis, dari karakter Guardians of the Galaxy hingga lanskap Avatar, melalui kacamata yang terlihat biasa.

Samsung telah memperkenalkan teknologi Penta Tandem OLED barunya, yang ditujukan untuk monitor premium 4K dan 5K. Inovasi ini menjanjikan kecerahan dan efisiensi yang lebih baik. Kecerahan puncak untuk monitor ini mencapai 1.300 nits, dibandingkan 4.500 nits untuk televisi.

Dilaporkan oleh AI

Samsung merinci teknologi baru untuk TV OLED unggulannya mendatang tahun 2026, menjanjikan peningkatan kecerahan signifikan dan umur layar dua kali lipat. Inovasi ini bertujuan meningkatkan performa pada tampilan kelas atas. Detail muncul dalam laporan TechRadar baru-baru ini.

Disney telah memilih startup Prancis Animaj untuk Program Akselerator 2025-nya guna mengintegrasikan alat AI yang mempercepat animasi tanpa menggantikan seniman manusia. Dalam demonstrasi di Burbank, California, Animaj menunjukkan bagaimana teknologinya mengurangi waktu produksi episode dari lima bulan menjadi kurang dari lima minggu. Kemitraan ini bertujuan meningkatkan efisiensi di studio televisi Disney sambil menjaga kendali kreator.

Dilaporkan oleh AI

The Swedish company VP Nordic provided virtual production for the Norwegian film ”Sentimental value”, which has nine Oscar nominations. The LED screen technology enables realistic environments in the studio without leaving the location. The film is set in an Oslo house over decades, and the technique addressed practical filming challenges.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak