DNC dituduh menyembunyikan laporan tentang sikap Harris soal Gaza

Komite Nasional Demokrat menghadapi tuduhan menekan laporan internal yang menghubungkan kekalahan Kamala Harris dalam pemilu 2024 dengan kebijakan Gazanya. Para kritikus menuntut rilis laporan itu, dengan argumen bahwa laporan tersebut mengonfirmasi ketidakpuasan pemilih terhadap dukungan Demokrat untuk Israel. Anggota partai veteran James Zogby mengatakan temuan itu sudah jelas dari jajak pendapat dan tren pemilu.

Kontroversi muncul terkait penanganan Komite Nasional Demokrat terhadap laporan 'otopsi' pasca-pemilu tentang kekalahan Kamala Harris dalam pemilu presiden 2024. Menurut laporan, dokumen tersebut menunjukkan bahwa penolakan Harris untuk menjauhkan diri dari dukungan Presiden Joe Biden terhadap aksi militer Israel di Gaza berkontribusi secara signifikan terhadap kekalahannya. Kelompok advokasi menuduh DNC melakukan penyembunyian dan mendesak rilis publik laporan tersebut. James Zogby, pendiri dan presiden Arab American Institute serta anggota DNC jangka panjang, berargumen dalam analisis terbaru bahwa laporan semacam itu hanya akan mengulang realitas yang sudah dikenal. Zogby, yang menjabat di komite eksekutif DNC selama 16 tahun dan menjadi co-ketua komite resolusinya selama 11 tahun, telah lama mengadvokasi pengakuan hak-hak Palestina dalam partai. Ia mengingat pernah disingkirkan pada 1988 setelah memperkenalkan poin konvensi yang mendukung saling pengakuan dan penentuan nasib sendiri bagi warga Israel dan Palestina, hanya untuk dipulihkan pada 1993. Zogby menunjukkan data jajak pendapat yang ekstensif untuk mendukung pandangannya bahwa opini publik AS telah bergeser menentang dukungan tanpa syarat untuk Israel. Survei Economist Agustus 2025 menemukan bahwa 43 persen pemilih mendukung pengurangan bantuan militer ke Israel, dibandingkan 13 persen yang menginginkan peningkatan; di kalangan Demokrat, angkanya masing-masing 58 persen dan 4 persen. Mengenai apakah Israel melakukan genosida di Gaza, 44 persen pemilih mengatakan ya dibandingkan 28 persen tidak, dengan Demokrat sebesar 68 persen ya dan 8 persen tidak. Sebuah jajak pendapat Gallup baru-baru ini menunjukkan, untuk pertama kalinya, lebih banyak orang Amerika yang bersimpati pada Palestina daripada Israel. Sentimen ini memengaruhi pemilu 2024, di mana Harris kehilangan dukungan dari pemilih Demokrat dan independen karena keselarasannya dengan kebijakan Israel Biden, meskipun kecenderungan pribadinya condong ke kritik, tulis Zogby. Para penasihat mendesak kehati-hatian terkait isu tersebut. Menjelang pemilu tengah periode 2026, lebih dari tiga lusin calon anggota kongres, termasuk petahana, telah berjanji menolak kontribusi dari kelompok pro-Israel seperti AIPAC. Zogby memprediksi bahwa membela kebijakan Israel bisa menjadi berisiko secara politik, berpotensi balik menyerang lawan sebagaimana dalam pemilu khusus New Jersey baru-baru ini. Ia mendesak fokus pada dukungan terhadap calon yang berorientasi reformasi dan mendorong larangan uang gelap dalam pemilu daripada terpaku pada laporan masa lalu.

Artikel Terkait

Illustration of the DNC's flawed 2024 election autopsy report highlighting errors and omissions.
Gambar dihasilkan oleh AI

DNC releases flawed 2024 election autopsy report

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Democratic National Committee released its 192-page autopsy of the 2024 presidential election loss on Thursday. The report contains multiple errors and omits any mention of the war in Gaza.

Tensions inside the Democratic Party are intensifying over whether to release the long-promised 200-page internal review of the 2024 election defeat, with the debate now intersecting Kamala Harris’s potential 2028 presidential campaign.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Democratic National Committee Chair Ken Martin drew sharp questioning from Jon Favreau on the "Pod Save America" podcast over the party’s decision not to publicly release its internal review of Democrats’ 2024 presidential loss. Martin argued that publishing the full report would fuel finger-pointing and distract from preparations for the 2026 midterms.

Voters in Wisconsin and Georgia delivered wins for Democrats on Tuesday, continuing a trend of overperformance since the 2024 presidential election. Liberal Chris Taylor won a seat on the Wisconsin Supreme Court, expanding the court's liberal majority to 5-2. In Georgia's 14th Congressional District, Republican Clay Fuller defeated Democrat Sean Harris in a special election runoff.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

At Rev. Al Sharpton’s National Action Network convention in New York, several prominent Democrats viewed as possible 2028 presidential contenders urged activists to focus on policy outcomes and voting rights, even as some attendees questioned whether the country is ready to elect candidates outside the traditional mold.

Pennsylvania Senator John Fetterman criticized fellow Democrats for hypocrisy on foreign policy during a podcast interview this week. He accused the party of prioritizing criticism of Israel over concerns about Iran.

Dilaporkan oleh AI

Democratic senate candidate Abdul El-Sayed told supporters at a campaign event that he struggles to answer whether Israel has a right to exist as a Jewish state.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak