Dengan kekhawatiran yang semakin besar mengenai keselamatan mainan dan keberlanjutan, Earth911 telah memperbarui panduannya untuk merek mainan yang bertanggung jawab secara lingkungan yang cocok untuk hadiah liburan. Artikel tersebut menyoroti perusahaan yang menggunakan bahan daur ulang, kayu berkelanjutan, dan proses non-toksik untuk menciptakan produk tahan lama dan aman. Survei 2024 menunjukkan 45% orang tua di bawah 40 tahun memprioritaskan keberlanjutan dalam pembelian mainan.
Isu keselamatan mainan, termasuk unsur toksik seperti barium, timbal, kromium, dan antimon yang melebihi batas hukum hingga 15 kali pada mainan plastik, menekankan perlunya belanja yang waspada. Artikel terbaru Earth911, yang awalnya diterbitkan pada 2017 dan direvisi pada November 2025, merekomendasikan merek yang menekankan bahan berkelanjutan dan manufaktur aman.
PlanToys, berbasis di Thailand, menggunakan kayu karet yang sudah habis, kayu bebas pengawet, lem bebas formaldehida, pewarna berbasis air, dan kemasan dapat didaur ulang. Perusahaan memperoleh 75% bahan dalam radius 30 km dari pabrik Trang-nya, telah menanam 34.000 pohon sejak 2004, dan bertujuan netralitas karbon tahun ini. Bahan PlanWood-nya berasal dari serbuk gergaji berlebih untuk produksi tanpa limbah. Produk memenuhi standar ASTM dan EN71 dan termasuk Dancing Alligator dan Victorian Dollhouse.
Green Toys memproduksi barang dari 100% plastik daur ulang, terutama karton susu, yang mengalihkan setara 54 juta galon dari TPA. Dibuat di AS tanpa BPA, ftalat, atau PVC, mainan mereka memiliki kemasan minimal dengan kardus daur ulang dan tinta kedelai. Barang populer adalah pesawat laut, truk sampah, dan set teh.
Lovevery, sebuah Certified B Corp, menawarkan kit terinspirasi Montessori dengan kayu bersertifikat FSC, katun organik, dan cat berbasis air. Targetnya 90% bahan terbarukan atau daur ulang pada 2025 dan emisi net-zero pada 2030, mengimbangi karbon pengiriman. Play Kits sesuai untuk tahap dari bayi baru lahir hingga prasekolah.
Hape, didirikan di Jerman dengan 40 anak perusahaan, menggunakan bambu berkelanjutan dan kayu dari hutan yang dikelola, termasuk 413 hektar yang dibeli di China. Bersertifikat ISO, memproduksi teka-teki, instrumen, dan rumah boneka dengan cat non-toksik.
Merek lain termasuk blok magnetik Tegu dari Honduras, mainan kayu Jerman berusia 70 tahun dari HABA dari hutan berkelanjutan, barang Tender Leaf Toys dari kayu karet yang direklamasi dari Indonesia, set kreatif Begin Again, sepeda kayu 3-dalam-1 Wishbone, dan perlengkapan seni aman Eco-Kids yang diluncurkan pada 2008. Opsi DIY juga disarankan untuk bermain tanpa limbah.
Studi 2007 menemukan 50% dari 1.200 mainan mengandung PVC dengan ftalat, sementara studi UC Davis 2025 mendeteksi bahan kimia berbahaya pada anak prasekolah. Pembeli harus mencari barang bebas BPA, ftalat, PVC dengan sertifikasi seperti FSC atau ASTM. Industri bergeser, dengan 90% pemimpin memprioritaskan keberlanjutan menurut laporan 2024; Mattel menargetkan 100% plastik daur ulang pada 2030, dan Lego menggunakan kemasan kertas daur ulang.