Ecopetrol laporkan serangan siber yang berdampak pada ribuan akun

Perusahaan energi Kolombia, Ecopetrol, mengungkapkan bahwa serangan siber telah membobol ribuan akun pengguna. Penyerang menuntut pembayaran tebusan.

Ecopetrol mengumumkan pelanggaran tersebut dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 20 Juli.

Insiden ini memengaruhi akun pengguna di dalam sistem perusahaan. Penyerang meminta tebusan setelah penyusupan tersebut terjadi.

Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai ruang lingkup atau penyelesaian masalah yang diberikan dalam pengungkapan tersebut.

Artikel Terkait

Illustration of Ecopetrol's Q1 2026 profits with oil facilities, charts, and Colombian elements for a news article.
Gambar dihasilkan oleh AI

Ecopetrol reports $2.8 trillion profit in first quarter

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Colombian state oil company Ecopetrol announced profits of $2.8 trillion and revenues of $28.6 trillion for the first quarter of 2026. Earnings fell 7.7% from the same period in 2025. The Ebitda margin reached 47%.

Ecopetrol will report on its operations, revenues, and EBITDA for the first quarter of 2026 on May 12 and 13. Interim president Juan Carlos Hurtado will present the figures instead of Ricardo Roa, who requested vacation and unpaid leave. The company projects declines in revenues and net profit compared to last year.

Dilaporkan oleh AI

The state oil company reported profits of 2.88 trillion pesos in the first quarter of 2026, a 7.7% drop from the prior year. Its shares closed down 1.62% and ranked among the ten most devalued of the session.

Para eksekutif di West Pharmaceutical Services mengungkapkan detail mengenai pelanggaran keamanan siber baru-baru ini dalam sebuah diskusi santai di Bank of America Global Healthcare Conference. Perusahaan tersebut menerbitkan laporan 8-K pada malam sebelumnya setelah mendeteksi adanya penyusup di dalam sistem mereka. Pihak pejabat menjelaskan bahwa mereka telah mematikan operasional global untuk menilai situasi tersebut.

Dilaporkan oleh AI

A ransomware group has released data from a contractor working on the Kudankulam nuclear power project in India. The incident involved 14.3 GB of files from Reliance Infrastructure.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak