Jakarta Electric PLN meraih kemenangan telak 3-0 atas Bandung BJB Tandamata pada hari ketiga seri kelima Proliga 2026 di Malang, menggeser posisi Jakarta Popsivo Polwan ke peringkat ketiga. Sementara itu, Jakarta Bhayangkara Presisi juga menang 3-0 tanpa pemain asing lawan Medan Falcons, mengamankan tiket Final Four.
Pada Sabtu, 7 Februari 2026, di GOR Ken Arok, Malang, Jakarta Bhayangkara Presisi menunjukkan kekuatan skuad lokalnya dengan mengalahkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi 3-0 (25-20, 27-25, 26-24). Pelatih Riedel Toiran menerapkan rotasi pemain lokal, menyimpan pemain asing untuk fase krusial. "Kami memang mencoba pemain lokal yang ada, pemain asing disimpan. Ini juga babak reguler," kata Riedel. Kemenangan ini membawa Bhayangkara ke posisi kedua klasemen putra dengan 4 kemenangan dan 13 poin, menyusul Jakarta LavAni yang tak terkalahkan dengan 18 poin. Medan Falcons tetap tanpa kemenangan, berada di dasar klasemen.
Di sektor putri, Jakarta Electric PLN mendominasi Bandung BJB Tandamata 3-0 (25-22, 25-20, 25-21), dipimpin trio Ersandrina Devega, Neriman Ozsoy, dan Celeste Plak. Set pertama berjalan ketat sebelum Electric PLN mengambil alih, sementara set kedua dan ketiga menunjukkan superioritas mereka. Ini menjadi kemenangan kelima Electric PLN musim ini, mendorong mereka ke peringkat ketiga dan menggeser Popsivo yang sebelumnya di posisi tersebut setelah mengalahkan Gresik Phonska sehari sebelumnya. Bandung BJB menelan kekalahan ketiga beruntun, tertahan di peringkat keenam. Hasil seri Malang ini memperketat persaingan menuju Final Four.