Persija Jakarta meraih kemenangan 2-1 atas PSM Makassar pada pertandingan pekan ke-22 Super League di Jakarta International Stadium pada Jumat, 20 Februari 2026. Pelatih PSM, Tomas Trucha, mengkritik ketidakberfungsian video assistant referee (VAR) yang memengaruhi keadilan pertandingan. Kemenangan ini membawa Persija menyamai poin Persib di puncak klasemen dengan 47 poin.
Pertandingan di Jakarta International Stadium berlangsung sengit. Persija langsung mendominasi sejak awal, menguasai bola dan mengatur tempo, meski pertahanan PSM yang solid menyulitkan serangan mereka. PSM membalas dengan tekanan balik yang memaksa lini belakang Persija waspada.
Pada menit ke-30, Ajaraie Alaedine mencetak gol sundulan dari umpan Allano, membawa Persija unggul 1-0. Enam menit kemudian, tendangan Rizky Pratama gagal diselamatkan Andritany Ardhiyasa, dan Sheriddin Boboev menyamakan skor menjadi 1-1.
Di babak kedua, Persija sempat unggul melalui Maxwell Souza, tapi gol itu dianulir wasit Agung Setiawan karena handball. Pada menit ke-67, kesalahan kiper PSM Reza Arya dimanfaatkan Maxwell Souza untuk sundulan gol kedua, memastikan kemenangan 2-1.
Usai laga, Tomas Trucha menyayangkan VAR yang tidak aktif. "Kami diinformasikan saat pemanasan bahwa VAR tidak aktif dan sedang diperbaiki. Kami menunggu hingga pertandingan berjalan, bahkan sampai jeda babak pertama, tetapi tidak ada kepastian," katanya. Ia menekankan konsistensi VAR untuk fair play: "Jika VAR sudah digunakan di liga, maka seharusnya semua pertandingan setiap pekan menggunakan VAR. Ini penting untuk fair play."
Tomas menilai timnya kompetitif dan pantas minimal imbang. "Para pemain tentu kecewa karena kami punya peluang minimal untuk mendapatkan satu poin. Sepak bola soal memaksimalkan peluang. Kami melakukan satu kesalahan dan langsung dihukum," ujarnya. PSM tampil lebih agresif dengan tekanan tinggi, berbeda dari pertemuan sebelumnya.
Kemenangan ini membuat Persija naik ke posisi kedua klasemen sementara, menggeser Borneo FC.