Chaotic Indonesian football stadium clash between Persebaya and Persib fans amid racist incidents and PSSI concerns.
Chaotic Indonesian football stadium clash between Persebaya and Persib fans amid racist incidents and PSSI concerns.
Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI prihatin dengan kasus rasisme suporter di sepak bola Indonesia

Gambar dihasilkan oleh AI

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan prihatin atas maraknya kasus rasisme terhadap pemain di Super League, termasuk setelah laga Persebaya vs Persib pada 2 Maret 2026. Ia juga mengingatkan suporter Persijap dan Persis untuk tidak melupakan Tragedi Kanjuruhan usai kericuhan di Jepara pada 5 Maret 2026. PSSI mempertimbangkan mempertahankan larangan suporter tandang musim depan akibat perilaku anarkis yang berlanjut.

PSSI Prihatin dengan Rasisme dan Kericuhan Suporter

Anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Arya Sinulingga, mengaku prihatin dengan maraknya kasus rasisme di sepak bola Indonesia belakangan ini. Terbaru, dua pemain Super League menjadi korban ujaran rasis di media sosial: Mikael Alfredo Tata dari Persebaya Surabaya dan Kakang Rudianto dari Persib Bandung, setelah pertandingan sengit yang berakhir imbang 2-2 pada 2 Maret 2026.

Kasus serupa sebelumnya menimpa Yakob Sayuri dan Yance Sayuri dari Malut United usai laga melawan Persib pada Desember 2025, serta Denilson Junior dari Ratchaburi FC setelah menghadapi Persib di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 pada Februari 2026 di Bandung.

Arya menekankan bahwa sepak bola harus menjunjung fair play dan menolak diskriminasi. "Sepak bola itu identik dengan fair play. Di dunia sepak bola juga ada gerakan kuat anti-rasisme. Jadi saya heran kenapa kita begitu mudah menulis atau berbicara dengan nada rasis," ujarnya.

Ia menyebut fenomena ini ironis, mengingat orang Indonesia sering menjadi korban rasisme di luar negeri. "Lucu juga kalau dipikir-pikir. Kita orang Indonesia malah jadi rasis, padahal biasanya kita yang sering kena rasis di luar," katanya. Arya berharap suporter lebih bijak di media sosial dan menghindari komentar rasis.

Selain rasisme, kericuhan suporter juga menjadi isu. Pada 5 Maret 2026, oknum suporter Persijap Jepara dan Persis Solo terlibat bentrokan di Jepara, melanggar larangan suporter tandang yang diberlakukan PSSI sejak Tragedi Kanjuruhan dua tahun lalu.

Arya menyatakan kekecewaan atas pelanggaran ini. "Ini suporternya seperti lupa dengan Kanjuruhan dan kejadian-kejadian sebelumnya. Sepertinya mereka benar-benar lupa, dan itu yang membuat kami sedih," ucapnya saat ditemui di Lapangan C Senayan, Jakarta, pada Jumat (6 Maret 2026).

PSSI mempertimbangkan mempertahankan larangan tersebut musim depan karena insiden seperti lemparan benda dan pembongkaran kursi stadion. Meski ada satu laga tandang yang berjalan kondusif, itu belum cukup. "Memang ada satu laga away yang berjalan baik... Tapi itu baru satu pertandingan, sementara ini menyangkut nyawa," jelas Arya.

Ia mengingatkan suporter untuk menjaga ketenangan. "Kita selalu bilang, ketika masuk stadion bajunya putih, keluar juga harus tetap putih. Jangan ada hal lain yang membuat kita celaka," tambahnya. PSSI juga memantau akhir musim yang rawan karena persaingan ketat di Liga 1 dan Liga 2.

Artikel Terkait

Indonesian futsal players celebrated by European scouts after reaching the 2026 Asian Cup final for the first time.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pemain timnas futsal Indonesia dilirik 10 klub Eropa usai Piala Asia 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Performa gemilang Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 menarik minat 10 klub Eropa terhadap para pemainnya. Skuad asuhan Hector Souto mencapai final untuk pertama kali, meski kalah dari Iran lewat adu penalti. PSSI juga menerima denda AFC sebesar Rp235 juta tanpa banding.

Manajemen Persib Bandung menegaskan bahwa suporter PSM Makassar tidak boleh hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api untuk laga Super League 2025/2026 pada 27 Desember 2025. Kebijakan ini berdasarkan regulasi resmi untuk menjaga keamanan pertandingan. Adhi Pratama meminta pengertian suporter tamu agar mematuhi aturan.

Dilaporkan oleh AI

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melarang suporter Persija Jakarta, Jakmania, hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk laga El Classico Indonesia melawan Persib Bandung pada 11 Januari 2026. Ia juga memperingatkan Bobotoh agar tidak melakukan sweeping kendaraan atau aksi anarkis. Pengamanan difokuskan pada langkah preventif untuk menjaga keamanan dan sportivitas.

Persija Jakarta meraih kemenangan 2-1 atas PSM Makassar pada pertandingan pekan ke-22 Super League di Jakarta International Stadium pada Jumat, 20 Februari 2026. Pelatih PSM, Tomas Trucha, mengkritik ketidakberfungsian video assistant referee (VAR) yang memengaruhi keadilan pertandingan. Kemenangan ini membawa Persija menyamai poin Persib di puncak klasemen dengan 47 poin.

Dilaporkan oleh AI

Pertandingan sengit antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/26 akan digelar Minggu ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, dengan kehadiran 26 ribu bobotoh dan pengamanan diperketat. Kedua tim sama-sama mengoleksi 35 poin, di mana pemenang berpeluang merebut puncak klasemen dari Borneo FC yang punya 37 poin. Rivalitas derby ini sarat gengsi dan emosi, seperti disampaikan para pemain dan pelatih.

PSSI menegaskan status kewarganegaraan Indonesia empat pemain Timnas yang berkarier di Liga Belanda tetap aman, meski mereka menghadapi masalah izin kerja akibat naturalisasi. Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyebut isu tersebut murni administratif Belanda. Polemik mencuat setelah protes klub-klub terkait status non-Uni Eropa para pemain.

Dilaporkan oleh AI

Persija Jakarta meraih kemenangan telak 3-0 atas Bhayangkara FC dalam laga tunda pekan ke-8 Super League pada Senin malam, 29 Desember 2025, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Gol dicetak melalui penalti Allano Lima, gol bunuh diri Putu Gede, dan tembakan Jordi Amat. Kemenangan ini membawa Persija ke peringkat ketiga klasemen dengan 32 poin.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak