PSBS Biak resmi terdegradasi dari Super League 2025/2026 setelah kalah telak 0-4 dari Persebaya Surabaya pada pekan ke-31 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu 2 Mei 2026. Kekalahan ini memastikan Badai Pasifik turun ke Championship musim depan. Pelatih sementara Kahudi Wahyu Widodo mengakui faktor fisik sebagai penyebab utama.
Pertandingan pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu 2 Mei 2026. PSBS Biak menahan imbang Persebaya tanpa gol di babak pertama, tetapi tuan rumah mendominasi babak kedua dengan mencetak empat gol. Gol-gol Persebaya dicetak Milos Raickovic (menit 54 dan 59), serta Francisco Rivera (menit 76 dan 82).
Kekalahan ini membuat PSBS tertahan di dasar klasemen dengan 18 poin dari 31 pertandingan, tidak mungkin mengejar Madura United yang mengoleksi 29 poin. Secara matematis, mereka dipastikan degradasi ke Liga 2 atau Pegadaian Championship musim 2026/2027, meski masih ada tiga laga sisa.
Pelatih sementara PSBS Biak, Kahudi Wahyu Widodo, mengakui masalah taktikal di transisi negatif dipengaruhi faktor fisik. "Secara taktikal kami bermasalah di transisi negatif dan itu salah satunya dipengaruhi faktor fisik. Kualitas fisik pemain Persebaya memang terlihat berada di atas kami," ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Kahudi mencoba skema tiga bek di babak kedua dengan tekanan agresif dari sayap, tapi terhambat kelelahan pemain. Ia memuji Persebaya yang sabar dan efektif. "Selamat untuk Persebaya. Mereka bermain cukup sabar kemudian melakukan kombinasi yang luar biasa sehingga bisa membobol gawang kami empat gol," katanya. Kahudi juga mengapresiasi semangat juang pemainnya, termasuk kiper Dimas Galih Pratama yang menyatakan tim sudah berusaha maksimal.