PSSI dekati dua striker keturunan untuk Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Ropan mengklaim PSSI sedang mendekati Dean Zandbergen dan Luke Vickery untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026. PSSI mengonfirmasi pendekatan awal terhadap Vickery namun menegaskan belum ada proses resmi naturalisasi.

Pengamat sepakbola Bung Ropan menyatakan bahwa PSSI tengah mendekati dua striker keturunan, Dean Zandbergen dan Luke Vickery, untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Hal ini menyusul masalah lini serang tim asuhan John Herdman yang kesulitan mencetak gol melawan lawan kuat.

Dean Zandbergen, 24 tahun, bermain untuk VVV Venlo dan baru saja mencetak hattrick saat melawan SC Cambuur di Stadion De Koel pada 4 April 2026. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari ibu yang berasal dari Depok, Jawa Barat, dengan neneknya masih tinggal di Indonesia. "Dia sudah menyatakan bahwa dia punya darah Indonesia, lebih pastinya ibunya punya darah dari Depok, Jawa Barat," kata Bung Ropan.

Bung Ropan menyebut sudah ada komunikasi awal dengan staf PSSI, dan proses bisa dipercepat untuk Juni 2026 jika federasi serius. Untuk Luke Vickery dari Macarthur FC, ia yakin keduanya akan bergabung: "Pasti ada dua ini, kalau enggak Dean Zandbergen, Luke Vickery, dua ini akan masuk."

Namun, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengklarifikasi pada 7 April 2026 di Jakarta bahwa pendekatan terhadap Vickery, 20 tahun dengan keturunan dari neneknya, masih tahap awal. "Belum ah ya semuanya kan kita lagi upaya-upaya ini pendekatan-pendekatan kan, menyesuaikan dengan kebutuhan tim kan. Belum ada proses lanjutannya," ujar Sumardji. PSSI memantau beberapa pemain keturunan dan meminta publik tidak berspekulasi.

Artikel Terkait

PSSI chairman Sumardji at press conference assuring Indonesian citizenship of four national team players despite Dutch work permit issues.
Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI assures WNI status of four Timnas players amid Dutch passport controversy

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI has confirmed that the Indonesian citizenship status of four national team players in the Dutch league remains secure, despite work permit issues following naturalization. National Team Board Chairman Sumardji described the matter as purely Dutch administrative. The controversy arose after club protests over the players' non-EU status.

Indonesia's national team under new coach John Herdman prepares to face Saint Kitts and Nevis in the FIFA Series 2026 opener at Stadion Utama Gelora Bung Karno in Jakarta on March 27, 2026. Herdman promises fresh energy after intensive training, despite dropping defender Dean James from the squad. Manager Sumardji denies rumors of calling up Tim Geypens.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia national team coach John Herdman has begun calling players for a training camp from May 26-30, 2026, in Jakarta ahead of the 2026 AFF Cup. Four Persija Jakarta players—Fajar Fathurrahman, Eksel Runtukahu, Shayne Pattynama, and Witan Sulaeman—are included in the initial list per a PSSI letter dated April 22, 2026. The absence of Rizky Ridho has drawn public attention.

Persib Bandung holds a four-point lead over Borneo FC and six over Persija Jakarta in the Liga Super 2025/2026 standings with 58 points from 25 matches and nine remaining. Building on midfielder Thom Haye's recent comments on team confidence, coach and players emphasize focus ahead of the April 5 clash at Stadion Haji Agus Salim against relegation-battling Semen Padang FC.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia's national team lost narrowly 0-1 to Bulgaria in the FIFA Series 2026 final at Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, on Monday (30/3/2026). Marin Petkov's penalty in the 38th minute sealed Bulgaria's win after Kevin Diks fouled Zdravko Dimitrov, confirmed by VAR. Despite dominating and hitting the post twice, Indonesia failed to equalize.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak