Direktur I.League soroti pelanggaran disiplin di EPA usai insiden tendangan kungfu

Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra menyoroti tingginya pelanggaran disiplin di Elite Pro Academy musim 2025/2026. Ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas pada kompetisi usia muda setelah insiden tendangan kungfu pada April lalu.

Asep Saputra menyampaikan hal tersebut usai final EPA Super League U20 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, pada Minggu 17 Mei 2026.

Ia menyebut persoalan disiplin menjadi pekerjaan rumah besar bagi klub, operator liga, ofisial pertandingan, dan penonton. Asep menegaskan I.League akan memperkuat kampanye fair play serta menerapkan hukuman sesuai kode disiplin.

Salah satu kasus yang disorot terjadi pada 19 April di Stadion Citarum, Semarang, saat laga EPA U20 antara Bhayangkara Presisi Lampung dan Dewa United Banten. Pemain Bhayangkara Fadly Alberto Hengga melakukan tendangan kungfu terhadap Rakha Nurkholis dari Dewa United.

Insiden itu memicu ketegangan sebelum kedua pemain berjabat tangan. Komite Disiplin PSSI kemudian menjatuhkan sanksi larangan bermain tiga tahun kepada Alberto Hengga.

Artikel Terkait

Erick Thohir, PSSI Chairman, speaking passionately against racism in youth football at a press conference.
Gambar dihasilkan oleh AI

Erick Thohir affirms no place for racism in youth football

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI Chairman Erick Thohir condemned racism following an incident in the Elite Pro Academy U-20 involving Bhayangkara FC's Fadly Alberto. The player claimed to be a victim of racial slurs before kicking Dewa United's Rakha Nurkholis. Erick stressed the need for early character building in young players.

Riots broke out at Lukas Enembe Stadium after Persipura Jayapura lost 0-1 to Adhyaksa FC in the Championship League 2 promotion playoff on Friday, May 8, 2026.

Dilaporkan oleh AI

Garudayaksa FC defeated PSS Sleman on penalties in the Liga 2 Championship 2025/2026 final on Saturday, May 9, 2026.

PSBS Biak has been officially relegated from the Super League 2025/2026 after a 0-4 defeat to Persebaya Surabaya in matchweek 31 at Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, on Saturday, May 2, 2026. The loss confirms the Badai Pasifik's drop to the Championship next season. Caretaker coach Kahudi Wahyu Widodo attributed the defeat mainly to physical fitness issues.

Dilaporkan oleh AI

Persib Bandung has been placed on the FIFA registration ban list since May 29, 2026. The sanction stems from a 2023 contract dispute with former player Daisuke Sato.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak