Pakar soroti pentingnya vaksin dewasa saat kasus HFMD meningkat

Seorang dokter spesialis penyakit dalam menekankan perlunya vaksinasi bagi orang dewasa dalam sebuah diskusi di Tangerang. Acara tersebut membahas perlindungan terhadap penyakit menular termasuk HFMD.

Diskusi kesehatan yang diselenggarakan Kalventis bersama Mandaya Royal Hospital Puri berlangsung di Tangerang pada Jumat, 29 Mei 2026. Dokter Visakha Revena Irawan menjelaskan bahwa masyarakat masih kurang familiar dengan vaksin dewasa dibandingkan vaksin anak.

Ia menyatakan bahwa tidak semua vaksin memberikan perlindungan seumur hidup sehingga booster diperlukan. Dokter tersebut juga mencatat bahwa orang dewasa dengan mobilitas tinggi berisiko membawa penyakit ke rumah dan menularkannya kepada anggota keluarga yang rentan.

Perhatian terhadap vaksinasi meningkat seiring temuan kasus HFMD di berbagai daerah Indonesia. Vaksin seperti influenza tahunan serta hepatitis B dan pneumokokus direkomendasikan berdasarkan kondisi individu.

Artikel Terkait

Jakarta council member Yudha Permana has asked the provincial government to strengthen education and mitigation efforts for hantavirus. The request follows growing public concern sparked by information circulating on social media.

Dilaporkan oleh AI

Region Dalarna is providing free HPV vaccinations to males aged 18–26 (born 2000–2008) to prevent virus-linked cancers. The initiative, six years after boys were first recommended to vaccinate, includes info for high school students and those who have graduated.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak