Para pakar wisata telah menamakan tujuh hotspot baru untuk 2026, termasuk Mallorca di Spanyol, Amerika Serikat, dan Korea Selatan, yang menawarkan campuran kemewahan, petualangan, dan pengalaman budaya. Destinasi-destinasi ini menyoroti pemulihan pariwisata global dengan atraksi unik seperti peringatan ulang tahun, acara olahraga, dan keajaiban alam. Diterbitkan pada 6 Maret 2026, daftar ini menekankan opsi perjalanan yang berkelanjutan dan beragam.
Saat pariwisata global pulih pasca-pandemi, para ahli dari sumber seperti ASmallWorld telah menyoroti tujuh destinasi utama yang siap menarik wisatawan pada 2026. Daftar tersebut, yang diterbitkan pada 6 Maret 2026 oleh Travel And Tour World, menampilkan Mallorca, Amerika Serikat, Mozambik, Kirgistan, Kolombia, Korea Selatan, dan Georgia, masing-masing dipilih karena perkembangan unik mereka dan daya tarik bagi berbagai jenis wisatawan. Mallorca, pulau terbesar Spanyol, diposisikan sebagai hotspot mewah dengan hotel kelas atas yang sedang berkembang seperti Mandarin Oriental serta kehidupan perkotaan yang ramai di Palma, termasuk restoran, galeri seni, dan kehidupan malam. Pihak berwenang setempat sedang menerapkan regulasi yang lebih ketat untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan mengurangi overtourism, sehingga memastikan pengalaman autentik bagi pengunjung rekreasi dan bisnis. Amerika Serikat memperingati tonggak penting pada 2026, termasuk peringatan 250 tahun kemerdekaannya dan ulang tahun ke-100 Route 66, sekaligus menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA di kota-kota seperti Atlanta, Miami, dan Boston. Pariwisata langit gelap berkembang pesat di wilayah seperti Utah, Arizona, dan Idaho, sementara pelemahan dolar menarik wisatawan Inggris dan Irlandia yang mencari nilai terbaik. Mozambik menawarkan kombinasi 'bush and beach', dengan satwa liar yang dipulihkan di Taman Nasional Gorongosa—singa, gajah, dan kerbau—serta aktivitas pantai seperti menyelam di antara terumbu karang dan pengamatan hiu paus serta pari manta. Wilayah utara masih tidak stabil, tetapi bagian lain negara tersebut mendukung eko-wisata yang aman. Kirgistan muncul sebagai tujuan petualang dengan pegunungan Tien Shan, danau seperti Köl-Suu dan Köl-Tör, serta Kawasan Cadangan Biosfer Sary-Chelek, yang menawarkan trekking, menginap di yurt, dan dokumenter mendatang tentang lanskapnya. Kolombia berubah menjadi destinasi mewah, dengan Four Seasons yang akan dibuka di Cartagena serta adegan kreatif di Bogotá dan Medellín yang memadukan budaya, kuliner, dan alam. Korea Selatan memanfaatkan jangkauan global K-Pop, penerbangan langsung baru dari London Heathrow ke Seoul oleh Virgin Atlantic, dan pantai Pulau Jeju, yang menarik bagi pelancong bisnis di sektor teknologi. Georgia, di perbatasan Eropa dan Asia, memamerkan kota tua Tbilisi, Pegunungan Kaukasus, dan kebun anggur kuno di Kakheti, didukung oleh rute penerbangan baru dan harga terjangkau. Destinasi-destinasi ini mencerminkan peluang beragam, mulai dari perayaan sejarah hingga petualangan eko, yang mendorong perencanaan dini di tengah meningkatnya permintaan.