Pakar perjalanan internasional telah mengidentifikasi 20 destinasi global unggulan untuk 2026, menekankan imersi budaya, keajaiban alam, dan praktik berkelanjutan. Diterbitkan pada 11 Maret 2026, panduan ini mencakup lokasi dari Abu Dhabi hingga Uruguay, melayani petualang, penggemar sejarah, dan wisatawan sadar lingkungan. Destinasi-destinasi ini mencerminkan tren yang berkembang menuju pengalaman pariwisata bermakna dan bertanggung jawab.
Tren perjalanan pada 2026 bergeser menuju keterlibatan budaya autentik, pengelolaan lingkungan, dan petualangan imersif, menurut panduan global terbaru yang dirilis oleh Travel And Tour World. Publikasi bertanggal 11 Maret 2026 ini menyoroti 20 lokasi beragam yang siap menarik pengunjung internasional melalui atraksi baru, upaya konservasi, dan tonggak sejarah. Di antara destinasi yang disoroti adalah Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, dikenal dengan perpaduan masjid tradisional, distrik budaya, dan proyek tepi air mutakhir. Algeria muncul sebagai bintang baru Afrika Utara, dengan hamparan gurun, reruntuhan Romawi, dan kota-kota pantai yang dibentuk pengaruh Fenisia, Ottoman, dan Prancis. Di Amerika Selatan, Lembah Colchagua di Chile memanggil pecinta anggur dengan tur kebun anggur dan warisan pedesaan, sementara Uruguay menawarkan campuran kota bersejarah, pantai, dan kebun anggur. Pelarian Pasifik mencakup Kepulauan Cook yang menampilkan laguna tak berkerumun dan terumbu karang, serta Kepulauan Komodo Indonesia, terkenal dengan naga Komodo dan habitat laut terlindungi. Costa Rica menonjol berkat biodiversitas di hutan hujan dan gunung berapinya, yang mendukung inisiatif ekowisata. Eropa menampilkan Hebrides Skotlandia dengan pantai berbatu dan situs kuno, Oulu Finlandia sebagai Ibu Kota Budaya Eropa yang menyelenggarakan acara sepanjang tahun, dan Guimarães Portugal yang diakui atas perencanaan kota hijau. Asia dan Amerika menambah keragaman: Prefektur Ishikawa Jepang mengundang dukungan pemulihan pasca-gempa 2024 melalui kerajinan tradisional; Loreto Meksiko menyediakan pengamatan paus dan arsitektur kolonial; Pantai Oregon dan Philadelphia di Amerika Serikat menyoroti rute pemandangan indah dan perayaan ulang tahun ke-250, masing-masing. Destinasi lain yang patut dicatat adalah Teluk Kotor Montenegro untuk peringatan kemerdekaannya, Samburu Kenya untuk safari komunitas, Phnom Penh Kamboja untuk pertumbuhan infrastruktur, Santo Domingo Republik Dominika untuk sejarah kolonial, dan Lembah Slocan Kanada untuk jalur warisan Perang Dunia II. Uluru Australia menekankan tur berpemandu masyarakat adat. Panduan ini menekankan tahun penuh peluang untuk menemukan situs ikonik maupun yang sedang naik daun, mempromosikan pariwisata yang bermanfaat bagi komunitas lokal serta melestarikan aset alam dan budaya.