Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong para pelancong mencari tujuan yang lebih aman di Amerika Latin dan Eropa. Negara-negara seperti Brasil, Kroasia, dan Peru semakin populer sebagai alternatif dari hotspot tradisional di Teluk Persia. Perpindahan ini sedang membentuk ulang pola pariwisata global di tengah risiko keamanan yang meningkat.
Konflik berkelanjutan di Timur Tengah telah menimbulkan ketidakpastian atas pariwisata di negara-negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain. Wilayah-wilayah ini mencatat pengeluaran wisatawan sebesar $193,9 miliar tahun lalu, dengan proyeksi pertumbuhan tahunan 4,35% hingga 2035 kini terancam akibat ketidakstabilan tersebut. Menurut perusahaan analitik pariwisata Mabrian, gangguan ini mengarah pada berbagai skenario perjalanan. Pengunjung Eropa lebih memilih tempat-tempat terdekat seperti Kroasia, Republik Ceko, Norwegia, dan Spanyol; misalnya, hampir 15% liburan Italia dipesan di Spanyol setiap tahun. Di Asia, tujuan termasuk Jepang, Thailand, dan Vietnam menarik minat, asalkan tarif penerbangan tetap terjangkau. Amerika Latin mengalami kebangkitan, dengan Brasil dan Peru muncul sebagai pilihan aman dan eksotis bagi pencari petualangan, bersama Afrika Selatan dan Maladewa, yang sangat menarik bagi pelancong Inggris. Brasil menarik pengunjung dengan warisan budayanya, lanskap, dan acara seperti Karnaval Rio de Janeiro. Peru menawarkan pengalaman yang berpusat pada Machu Picchu dan keajaiban alam. Di Eropa, Kroasia menyediakan opsi Mediterania yang stabil melalui pantai Adriatiknya dan situs bersejarah seperti Dubrovnik, sementara Spanyol menampilkan pantai-pantai dan Norwegia memamerkan fjord serta Cahaya Utara. Perpindahan ini berasal dari kekhawatiran keamanan yang membuat tujuan Timur Tengah tidak dapat diprediksi, meskipun reputasi mewah mereka sebelumnya. Wisatawan dari Jerman, Prancis, dan Inggris memilih Eropa dan Amerika Latin karena stabilitas politik, aksesibilitas, dan efektivitas biaya. Preferensi juga cenderung ke ekowisata, imersi budaya, dan petualangan di wilayah-wilayah ini. Pelancong disarankan memesan penerbangan lebih awal, mendapatkan asuransi komprehensif, mengikuti peringatan, merangkul adat istiadat lokal, dan memprioritaskan praktik berkelanjutan. Tren ini menandakan perubahan permanen dalam industri, menempatkan Brasil dan Kroasia sebagai favorit abadi per 11 Maret 2026.