Wanita India semakin menyukai perjalanan solo dan destinasi pantai, data Scapia tunjukkan

Menjelang Hari Perempuan Internasional 2026, platform perjalanan Scapia merilis data yang mengungkap lonjakan perjalanan solo di kalangan wanita India, dengan pemesanan hampir sembilan kali lipat secara tahunan. Destinasi pantai mendominasi pilihan mereka, mencakup lebih dari 80% perjalanan rekreasi domestik. Tren ini menyoroti peningkatan kemandirian dalam perencanaan perjalanan di berbagai generasi dan moda transportasi.

Data dari Scapia, platform travel-fintech, menggarisbawahi perubahan signifikan dalam perilaku perjalanan wanita India. Pemesanan perjalanan solo meningkat hampir 9 kali lipat secara tahunan, mencerminkan otonomi yang lebih besar dalam memilih destinasi, transportasi, dan akomodasi. Wanita merencanakan itinerary lengkap untuk perjalanan domestik maupun internasional. Mobility across transport options has risen sharply: train bookings by women grew 16.5 times year-on-year, bus bookings 11 times, and flight bookings 8.2 times. This growth supports more frequent regional and long-distance travel, especially in southern India. Domestically, over 80% of women's leisure bookings target beach destinations rather than hill stations. Popular spots include Goa, Port Blair, Kovalam, Poovar, Varkala, and Diu, offering scenic coastlines and relaxed experiences. Internationally, Southeast Asia leads with destinations like Krabi, Phuket, Langkawi, Phu Quoc, Bali, and Gili Trawangan. Southeast Asia and the Indian subcontinent make up 62.6% of outbound trips, aided by visa-free or visa-on-arrival policies for over 60% of top destinations. Vietnam is a fast-growing choice, with visits to Hanoi, Da Nang, Ho Chi Minh City, Phu Quoc, Ha Long, and Sa Pa. Spiritual travel remains relevant, varying by generation. Gen Z women favor scenic sites like Varanasi and Rishikesh, while millennials prefer pilgrimage centers such as Shirdi, Haridwar, Amritsar, and Velankanni. Generational preferences differ: Gen Z opts for mid-range stays (nearly half their bookings, up 8X year-on-year) and cultural sites like Jaisalmer, Udaipur, Hampi, Agra, and Varanasi, including offbeat towns and weekend getaways near metros like Lonavala. Millennials drive luxury travel, with one-third of bookings for premium stays, favoring coasts like Goa and Pondicherry. Beyond Southeast Asia, Japan attracts with Tokyo, Kyoto, Osaka, Hakone, and Fujikawaguchiko. Central Asia is emerging, including Georgia (Tbilisi, Batumi, Borjomi), Kazakhstan (Almaty), Uzbekistan (Tashkent), and Tajikistan. Island spots like Mauritius and Seychelles are gaining. Europe, though smaller in share, draws milestone trips to London, Paris, Amsterdam, and Vienna. These insights, released on March 7, 2026, illustrate Indian women's expanding influence on tourism through independent and diverse travel patterns.

Artikel Terkait

Travel agency screen showing USA's drop to 6th in Swedish 2026 rankings amid rising popularity of Japan and Canary Islands.
Gambar dihasilkan oleh AI

More Swedes shun USA as travel destination for 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The USA has dropped from third to sixth place on travel agency Ticket's list of most popular destinations for 2026. Bookings to the USA are down by over 21 percent, while Japan enters the top ten and the Canary Islands remain Swedish favorites.

Pariwisata keluar negeri Tiongkok mengalami lonjakan tak tertandingi pada 2026, dengan perjalanan internasional diperkirakan melampaui tingkat pra-pandemi. Para pelancong mencari pengalaman premium dan personalisasi, yang memengaruhi tren perjalanan global. Destinasi di seluruh dunia beradaptasi untuk memenuhi permintaan kemewahan dan imersi budaya.

Dilaporkan oleh AI

Korea Selatan telah diakui bersama Jepang, Taiwan, Singapura, dan Indonesia sebagai tempat terdepan bagi pelancong solo yang mencari keamanan dan kemudahan. Negara-negara ini menonjol karena infrastruktur kuat dan sistem transportasi umum mereka. Pengakuan ini menyoroti destinasi yang menawarkan campuran pengalaman modern dan tradisional dengan stres minimal bagi penjelajah independen.

South Korean travelers are flocking to Shanghai thanks to China's visa-free policy, underpinning the city's tourism revival. Visitor numbers rose from 570,000 in 2023 to 1.37 million in 2025, with Shanghai accounting for 43% of all South Korean trips to mainland China.

Dilaporkan oleh AI

Selama libur Tahun Baru Imlek 2026 dari 15 hingga 23 Februari, Thailand menjadi tujuan utama bagi pelancong keluar China, menarik sekitar 250.000 pengunjung, peningkatan 60.000 dari tahun sebelumnya. Lonjakan ini menyusul pembatasan dan pembatalan penerbangan ke Jepang, yang melihat kedatangan China turun menjadi 130.000, setengah dari 260.000 tahun lalu. Perpindahan ini berasal dari ketegangan politik berkelanjutan antara China dan Jepang.

Amid the Trump administration tightening visa restrictions, Indian immigrants in the US are avoiding even domestic travel. According to a KFF and NYT survey, the fear of not being allowed back into the US has led even naturalized citizens to skip international trips. This apprehension is curbing air travel during the holiday season.

Dilaporkan oleh AI

The Association of Southeast Asian Nations has recognized the growing potential of cruise tourism to attract more foreign travelers to the region's destinations. A joint statement from the 29th Meeting of ASEAN Tourism Ministers encouraged continued cooperation to enhance port connectivity and other aspects. In 2025, the Philippines welcomed 6,484,060 foreign visitors, including 53,927 who arrived by sea.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak