Pengembang di balik FamFS menargetkan integrasi upstream untuk sistem berkas pada 2026. Langkah ini bertujuan memasukkannya ke kernel Linux utama. Pengumuman ini berasal dari Phoronix, sumber utama berita perangkat keras dan perangkat lunak Linux.
Situs berita Phoronix melaporkan bahwa FamFS, proyek sistem berkas, bercita-cita mencapai status upstream pada 2026. Integrasi upstream mengacu pada proses penggabungan kode ke repositori kernel Linux resmi, menjadikannya tersedia untuk penggunaan lebih luas di distribusi.
Phoronix, yang dikenal dengan liputannya tentang ulasan perangkat keras Linux, benchmark, dan perkembangan open source, menyoroti tujuan ini dalam artikel terbaru. Situs tersebut mengkhususkan diri pada bidang seperti performa Linux desktop, benchmark server, dan driver grafis, memberikan konteks bagaimana FamFS mungkin cocok dalam ekosistem.
Meskipun laporan tidak memberikan detail spesifik tentang fitur FamFS atau jadwal pengembangan di luar 2026, ambisi ini menekankan upaya berkelanjutan di komunitas open source untuk meningkatkan kemampuan sistem berkas. Kata kunci Phoronix menekankan fokusnya pada perangkat keras Ubuntu, Phoronix Test Suite, dan teknologi terkait, menunjukkan bahwa FamFS bisa selaras dengan kemajuan berorientasi performa.
Perkembangan ini mencerminkan sifat iteratif evolusi kernel Linux, di mana komponen baru seperti sistem berkas menjalani tinjauan ketat sebelum upstreaming. Pembaca yang tertarik dengan inovasi Linux dapat mengikuti Phoronix untuk pembaruan tentang proyek semacam itu.