Fedora Asahi Remix 43 dirilis dengan dukungan Mac Pro

Fedora Asahi Remix 43, yang berbasis pada Fedora 43, memperkenalkan dukungan untuk Mac Pro dan mikrofon fungsional pada MacBook M2 Pro dan M2 Max. Rilis ini menampilkan kernel Linux 6.17, KDE Plasma 6.6, dan varian GNOME 49, bersama dengan RPM 6.0 dan backend DNF5 yang mendahului Fedora utama. Peningkatan perangkat keras termasuk kecepatan refresh 120Hz pada model MacBook Pro tertentu.

Fedora Asahi Remix, sebuah kolaborasi antara Fedora Asahi SIG dan proyek Asahi Linux, membawa Fedora Linux ke Apple Silicon Mac. Versi terbarunya, Fedora Asahi Remix 43, dibangun di atas Fedora 43 dan menggunakan kernel Linux 6.17. Menawarkan dua pilihan desktop: KDE Plasma 6.6 dan GNOME 49 untuk varian GNOME. KDE Plasma 6.6 menyertakan dukungan OCR pada alat tangkapan layar Spectacle, keyboard layar Plasma Keyboard yang baru, filter skala abu-abu pada opsi Koreksi Buta Warna, dan Plasma Setup, sebuah wizard yang dapat dijalankan pertama kali untuk pembuatan akun pengguna. GNOME 49 menambahkan aplikasi default baru, peningkatan shell, dan peningkatan pengelola berkas. Kedua varian menggunakan RPM 6.0, yang menyediakan peningkatan keamanan seperti identifikasi kunci OpenPGP berbasis sidik jari, beberapa tanda tangan per paket, dan dukungan OpenPGP v6 dengan kriptografi pasca-kuantum. Peningkatan utama adalah backend DNF5, yang kini mendukung Plasma Discover dan Perangkat Lunak GNOME, sebuah perubahan yang belum tersedia di Fedora utama tetapi diharapkan tersedia di Fedora 44. Di sisi perangkat keras, rilis ini menambahkan dukungan untuk perangkat Mac Pro. Pengguna MacBook M2 Pro dan M2 Max mendapatkan mikrofon yang berfungsi, dan model MacBook Pro 14 inci dan 16 inci mendukung kecepatan refresh 120Hz. Instalasi membutuhkan Apple Silicon Mac yang menjalankan macOS 13.5 atau 14.2, yang dapat dicapai melalui satu perintah untuk instalasi baru. Pengguna KDE Plasma yang sudah ada harus mengikuti panduan pemutakhiran, sementara pengguna GNOME dapat menggunakan DNF.

Artikel Terkait

Illustration of Ubuntu 26.04 LTS 'Resolute Raccoon' launch featuring laptop desktop with kernel 7.0, Wayland, and official flavors.
Gambar dihasilkan oleh AI

Ubuntu 26.04 LTS releases with Linux kernel 7.0

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Canonical has launched Ubuntu 26.04 LTS, codenamed Resolute Raccoon, featuring Linux kernel 7.0 and a shift to Wayland across variants. Official flavors including Kubuntu and Lubuntu accompany the main release with updated desktops and hardware support. The LTS version promises five years of updates until April 2031.

Following Fedora 42 and 43's advancements in 2025, the Fedora Project released version 44 on April 28 after a two-week delay for bug fixes. Highlights include Linux kernel 6.19, GNOME 50 on Workstation, KDE Plasma 6.6 on the KDE spin, plus gains in gaming, toolchains, and desktop features.

Dilaporkan oleh AI

A small community initiative, Fedora Pocketblue Remix, is developing immutable Fedora images for phones and tablets. The project adapts Fedora Atomic for mobile hardware, offering users greater control without platform lock-in. It supports select devices with various interface options.

The Arch-based Bluestar Linux distribution, originating from Germany, has updated to version 6.18.9. This release features the Linux kernel 6.18.13, Firefox 148, and LibreOffice 26.2.1 among other package upgrades. It continues to offer options for Desktop, Deskpro, and Developer editions.

Dilaporkan oleh AI

Atomic Linux distributions update operating systems in isolated environments, applying changes only if they succeed fully upon reboot. This approach prevents broken upgrades and data loss, drawing from technologies like rpm-ostree and Android's A/B system. A review highlights five such distros tested for stability across devices.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak