Lima polisi tewas dalam serangan kartel di Meksiko menjelang Piala Dunia

Lima petugas polisi Meksiko ditembak mati dan lima lainnya terluka di negara bagian Michoacan tepat sebelum pembukaan Piala Dunia di Mexico City. Serangan tersebut terjadi pada hari Rabu di wilayah kotamadya Nahuatzen.

Para petugas tersebut sedang bepergian dengan mobil pikap ketika orang-orang tak dikenal melepaskan tembakan di wilayah masyarakat adat yang dilanda kekerasan kartel. Pemerintah negara bagian mengidentifikasi para korban tewas sebagai Porfirio Rodriguez Briseno, Brandon Josue Zamora Torres, Francisco Javier Otero Damas, Jonatan Mondragon Servin, dan Mateo Valdez Abarca.

Wilayah ini dikendalikan oleh Kartel Generasi Baru Jalisco, yang dikenal sebagai CJNG. Meksiko menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia dengan Kanada dan Amerika Serikat, dan pemerintah menyatakan tidak ada ancaman keamanan bagi para penggemar yang berkunjung.

Kedutaan Besar AS mencatat bahwa risiko keamanan bervariasi menurut wilayah. Polisi saat ini sedang memburu para pelaku serangan tersebut.

Artikel Terkait

Searching mothers protesting in Mexico City near the stadium during the 2026 World Cup opening.
Gambar dihasilkan oleh AI

Searching Mothers protest in Mexico City during 2026 World Cup opening

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

On June 11, 2026, groups of searching mothers marched in Mexico City near Estadio Ciudad de México as the World Cup opened.

Members of the Frente Nacional para el Rescate del Campo Mexicano threatened to block airports in Mexico City, Guadalajara and Monterrey ahead of the 2026 World Cup opening.

Dilaporkan oleh AI

Truck drivers and farmers marched in Mexico City on May 20 to demand talks with President Claudia Sheinbaum on grain prices and road security.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak