Sopir bus di Florida ditangkap karena meninggalkan anak di dalam bus

Seorang sopir bus sekolah di Miami didakwa melakukan penelantaran anak setelah diduga lupa menurunkan seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang tertidur di dalam bus yang dikemudikannya.

Patricia Barberena, 62 tahun, didakwa atas tuduhan penelantaran anak tanpa menyebabkan cedera tubuh yang serius. Petugas dari Kantor Sheriff Miami-Dade mendatangi area SW 298th Terrace dan SW 153rd Place setelah seorang pejalan kaki melihat anak tersebut berjalan sendirian. Anak itu seharusnya diturunkan di sekolah namun tertidur di dalam bus. Barberena mengemudikan bus tersebut pulang dan memarkirkannya di dekat tempat tinggalnya. Sekitar 15 menit kemudian, anak itu terbangun dan turun dari bus. Barberena mengakui bahwa ia tidak memeriksa bus untuk memastikan apakah masih ada siswa yang tertinggal setelah menerima hak-hak Miranda-nya. Ia ditangkap dan dibawa ke Penjara Miami-Dade, di mana ia membayar jaminan sebesar $2.500 dan menyatakan tidak bersalah. Jadwal sidang berikutnya ditetapkan pada 31 Juli.

Artikel Terkait

Deputies in Florida arrested a 26-year-old man after finding him asleep in his pickup truck at a gas station with his 5-year-old son in the back and unsecured guns nearby.

Dilaporkan oleh AI

A 28-year-old mother in North Fort Myers was taken into custody on Thursday and charged with child neglect after her 5-year-old autistic son was discovered wandering naked and unsupervised along a residential road.

Brian Wilks and Sara Wilks have agreed to a deferred prosecution deal that could end child neglect charges stemming from an incident at Miramar Beach.

Dilaporkan oleh AI

A 41-year-old Florida mother was arrested Thursday after her 8-year-old autistic daughter was found wandering naked and barefoot in the neighborhood. Authorities discovered the girl and her two siblings living in a home filled with biohazard conditions.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak