Pria Florida dituduh menguntit mantan istri selama bertahun-tahun

Seorang pria berusia 59 tahun di Miami, Florida, menghadapi tuduhan penguntitan berat setelah diduga mengancam dan mengikuti mantan istrinya selama lebih dari tiga tahun. Pihak berwenang mengatakan perilaku tersebut mencakup pengawasan dengan teropong dan pelacakan kendaraannya. Korban melaporkan merasa nyawanya dalam bahaya akibat tindakan yang semakin meningkat.

Michael J. Deardeuff, 59, telah didakwa penguntitan berat setelah beberapa insiden dilaporkan oleh mantan istrinya, menurut afidavit probable cause yang diperoleh media lokal. Keduanya menikah selama 15 tahun sebelum bercerai. Mantan istri merinci penguntitan dan ancaman yang dimulai lebih dari tiga tahun lalu. Pada 11 Desember 2022, Deardeuff diduga mengancamnya, dengan mengatakan, «Jika saya tak bisa memilikimu, tak seorang pun bisa, dan saya akan membunuhmu dan pacar barumu.» Insiden berlanjut hingga 2025. Pada Juni, Deardeuff mengikuti mobilnya ke SPBU, di mana ia mendekati dan berkata, «Saya mengikutimu minggu lalu.» Ia merekam pertemuan itu dalam video dan menyerahkannya kepada Kantor Sheriff Miami-Dade. Korban melaporkan Deardeuff berdiri di luar rumahnya dengan teropong. Keesokan harinya, ia terlihat di luar komunitas berpagarnya. Pada 29 Januari, ia diduga tiba di rumahnya dan memanggilnya «pelacur.» Deardeuff dilaporkan mengatakan kepadanya bahwa ia selalu bisa melacak kendaraannya, menyebabkan anggota keluarga curiga bahwa ia mungkin telah memasang pelacak GPS. Pada 24 Februari, ia mengikuti dengan Nissan Pathfinder silver. Petugas mencatat dalam afidavit bahwa «korban ketakutan akan nyawanya dan percaya bahwa tindakan subjek semakin meningkat.» Mereka menambahkan bahwa pola perilakunya telah menempatkan korban dalam ketakutan yang wajar atas keselamatannya. Polisi memperoleh surat perintah penangkapan dan menangkap Deardeuff pada Sabtu baru-baru ini. Ia telah membayar jaminan $5.000 sejak itu.

Artikel Terkait

A realistic illustration of a man being sentenced in a Swedish courtroom for murder.
Gambar dihasilkan oleh AI

Man sentenced to life in prison for murdering ex

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A 38-year-old man was sentenced today to life in prison and deportation for murdering his 50-year-old ex-girlfriend in Karlskrona last November.

Seorang pria berusia 33 tahun asal Miami telah ditangkap atas berbagai dakwaan termasuk percobaan pembunuhan setelah dugaan insiden kekerasan dalam rumah tangga di apartemennya. Erick LaPlante menghadapi tuduhan menodongkan senjata api ke mulut pacarnya dan melepaskan tembakan di dekatnya saat terjadi pertengkaran pada hari Selasa.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 67 tahun di Florida menghadapi dakwaan setelah diduga menyerang istrinya di rumah mereka di Miami dengan berbagai cara, termasuk upaya membekap dan percobaan penembakan yang gagal. Insiden tersebut terjadi pada Jumat malam.

Seorang warga Florida berusia 60 tahun menghadapi dua dakwaan penyerangan berat setelah diduga mengonfrontasi dua remaja menggunakan pisau daging dan pisau dapur karena kebisingan dari go-kart.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 51 tahun di Florida menghadapi dakwaan pembunuhan setelah mengaku menusuk dan menembak ibunya yang berusia 77 tahun, sembari mengeluh kepada petugas bahwa borgolnya terlalu kencang. Derek DeWayne Vaughn diduga mengatakan kepada polisi bahwa Tuhan memerintahkannya untuk membunuh Jerry Lea Vaughn, yang ia sebut sebagai 'iblis'. Ia kini ditahan tanpa jaminan di Penjara Sumter County.

Paul Stottler, 39 tahun, ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan tingkat dua setelah polisi menemukan jenazah Emma Jean Mullins, 76 tahun, di sebuah kamar hotel di St. Petersburg. Rekaman kamera pengawas memperlihatkan keduanya memasuki Holiday Inn Express bersama-sama sebelum Stottler pergi sendirian.

Dilaporkan oleh AI

Seorang ibu dan ayah tiri di Florida telah didakwa setelah diduga menyerang seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun yang mengantar putri mereka pulang ke rumah. Pihak berwenang menyatakan pasangan tersebut salah mengira remaja itu sebagai orang dewasa.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak