Seorang pria berusia 31 tahun asal Jacksonville dituduh menyebabkan 25 patah tulang pada seorang bayi saat mencoba meredakan gas di perut bayi tersebut. Anthony Hildreth mengakui kepada polisi bahwa ia menekan tulang rusuk anak itu dan menggunakan teknik lain pada tanggal 30 Juni.
Hildreth mengatakan kepada pihak berwenang bahwa ia merasa frustrasi ketika bayi itu menangis dan memberikan tekanan yang semakin kuat pada tulang rusuknya sampai gas keluar. Ia juga melakukan gerakan mengayuh sepeda dengan mendorong kaki bayi ke arah dada. Anak tersebut dibawa ke rumah sakit setelah masalah pernapasan terdeteksi sekitar pukul 3 pagi. Staf medis menemukan 24 patah tulang rusuk dan satu patah tulang pada paha kanan. Hildreth ditangkap atas tuduhan kekerasan berat terhadap anak. Ia dibebaskan dengan jaminan sebesar $50.003 dan menjalani tahanan rumah dengan pengawasan elektronik. Ia telah mengaku tidak bersalah.