Seorang ibu di Florida didakwa mematahkan tulang bayinya

Seorang wanita berusia 23 tahun di Florida telah didakwa atas kasus kekerasan terhadap anak tingkat pertama setelah pihak berwenang menetapkan bahwa ia menyebabkan setidaknya 10 keretakan tulang pada bayinya selama tahun pertama kehidupan sang anak.

Hunter Deeann Miller ditangkap pada hari Selasa dan ditahan di Penjara Putnam County. Ia telah membayar uang jaminan sebesar 50.000 dolar AS dan sedang menunggu proses pengadilan lebih lanjut, menurut Kantor Sheriff Putnam County. Penyelidikan, yang melibatkan sejumlah lembaga di tiga wilayah, dimulai setelah Miller membawa anaknya ke unit gawat darurat di St. Johns County pada bulan November dengan dugaan patah lengan akibat insiden di sebuah rumah di Palm Coast saat perayaan Thanksgiving.

Artikel Terkait

Seorang wanita berusia 29 tahun di Gainesville, Florida, menghadapi dakwaan setelah diduga memukuli balitanya dengan ikat pinggang dan kepalan tangan. Anak tersebut mengalami retak tengkorak dan cedera lainnya serta masih berada dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 31 tahun asal Jacksonville dituduh menyebabkan 25 patah tulang pada seorang bayi saat mencoba meredakan gas di perut bayi tersebut. Anthony Hildreth mengakui kepada polisi bahwa ia menekan tulang rusuk anak itu dan menggunakan teknik lain pada tanggal 30 Juni.

Sepasang suami istri di Davie, Florida, menghadapi dakwaan setelah diduga menyerang seorang ibu di tempat parkir karena cara ibu tersebut mendisiplinkan putranya yang masih kecil. Insiden itu terjadi pada Rabu malam dan menyebabkan korban mengalami luka gores serta pakaian robek.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pekerja tempat penitipan anak di West Melbourne, Florida, menghadapi sejumlah dakwaan tindak pidana ringan setelah polisi menyatakan bahwa ia berulang kali memukul anak-anak kecil dengan stapler logam dan benda lainnya.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak