Wanita asal Florida akui sempat diberhentikan polisi sebelum kecelakaan fatal akibat mabuk

Genise Taylor, seorang wanita berusia 24 tahun asal Florida yang didakwa atas pembunuhan akibat mengemudi di bawah pengaruh alkohol (DUI), mengakui dalam panggilan telepon dari penjara bahwa seorang deputi sheriff sempat menghentikannya beberapa jam sebelum dia mengemudi melawan arah di Interstate 75 dan menewaskan Arthur Gilbert yang berusia 96 tahun. Jaksa mengungkapkan detail tersebut pada sidang jaminan, yang memicu penyelidikan internal terhadap deputi tersebut. Hakim menolak permohonan jaminan Taylor, dan ia tetap ditahan.

Kecelakaan itu terjadi sesaat setelah pukul 4 pagi pada 18 Maret di jalur selatan Interstate 75 dekat penanda mil 109 di luar Naples. Taylor mengendarai Nissan Rogue miliknya ke arah utara di jalur selatan, bertabrakan secara adu banteng dengan Volvo XC60 milik Gilbert. Tim medis membawa Gilbert, seorang pensiunan ahli geologi asal Vermont, ke rumah sakit, di mana ia dinyatakan meninggal dunia. Ia baru saja mengantar istrinya, Pamela, ke bandara.

Artikel Terkait

Corrinne Blue, seorang perawat berusia 32 tahun di Florida, menghadapi tiga dakwaan pembunuhan karena kelalaian dalam berkendara setelah kendaraannya menabrak dan menewaskan tiga deputi Sheriff Palm Beach County pada 21 November 2024. Pihak berwenang menyebutkan kelelahan, kecepatan tinggi, dan kemungkinan 'kabut otak' akibat makanan sebagai faktor penyebab. Blue ditangkap pada hari Jumat dan ditahan dengan jaminan sebesar $250.000.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 21 tahun di Florida telah ditangkap setelah polisi menyatakan bahwa ia menabrak hingga tewas seorang pengemudi mobil derek yang ia panggil untuk meminta bantuan. Insiden tersebut terjadi pada 16 Mei di Orange County.

Seorang pensiunan berusia 77 tahun di Bradenton, Florida, tewas tertabrak tetangganya yang mabuk saat sedang mengambil surat pada Jumat sore. Polisi menyatakan bahwa Jordan Beard, 40 tahun, keluar dari jalur jalan dan melakukan tabrak lari. Pria tersebut kini menghadapi dakwaan pembunuhan akibat berkendara di bawah pengaruh alkohol (DUI) dan meninggalkan lokasi kejadian.

Dilaporkan oleh AI

Seorang hakim di Georgia telah memutuskan pemberian ganti rugi lebih dari $56 juta kepada keluarga Beth Buchanan, seorang mahasiswa doktoral berusia 23 tahun yang tewas akibat ulah pengemudi yang diduga mabuk pada tahun 2023. Buchanan meninggal saat sedang mengantar ibunya ke bandara Atlanta ketika Cesar Raudales Macias diduga mengemudikan kendaraannya melawan arus di jalan raya dan menabrak mobilnya dari depan. Pihak keluarga menyatakan bahwa putusan tersebut bersifat simbolis karena mereka tidak mengharapkan pembayaran dari terdakwa yang kini berstatus buron.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak