Investor asing tingkatkan kepemilikan di bank sektor publik

Investor institusi asing telah mengurangi kepemilikan mereka di bank-bank swasta terkemuka selama setahun terakhir, sembari meningkatkan posisi di sejumlah bank sektor publik pilihan. Pergeseran ini terjadi seiring dengan semakin tipisnya kesenjangan kinerja antara kedua segmen industri perbankan di India tersebut.

Para analis mengaitkan perubahan ini dengan peningkatan hasil kinerja bank-bank sektor publik, yang telah mempersempit selisih premium yang sebelumnya didominasi oleh pemberi pinjaman swasta. Investor kini mengevaluasi bank berdasarkan keunggulan masing-masing alih-alih berdasarkan preferensi sektor secara luas.

Tren ini melibatkan institusi-institusi besar termasuk HDFC Bank, ICICI Bank, Axis Bank, dan Kotak Mahindra Bank di sisi swasta, serta Canara Bank, Bank of India, Bank of Baroda, dan Indian Bank di antara nama-nama sektor publik.

Para pengamat pasar mencatat bahwa langkah ini mencerminkan penekanan yang lebih besar pada fundamental bank tertentu daripada perbedaan di seluruh sektor.

Artikel Terkait

Domestic institutional investors raised their holdings in several large-cap Indian companies during the March 2026 quarter. Buying focused on financial, technology, telecom and industrial names even as share prices fell sharply.

Dilaporkan oleh AI

Foreign investors bought Indian financial stocks worth more than 14,000 crore rupees in the second half of June. The purchases marked their highest level in the sector during that period and turned overseas investors into net buyers of Indian equities.

Global investors cut their holdings in India's financial services sector during the second half of May, though at a slower pace than earlier in the month. They sold shares worth ₹5,181 crore in the period. FPIs stayed net sellers overall despite inflows into other areas.

Dilaporkan oleh AI

Foreign portfolio investors sold shares valued at ₹64,761 crore in the first half of June, marking the highest monthly outflow since March. The selling was led by financial services and oil and gas sectors amid rising oil prices.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak