Saham perbankan naik seiring melunaknya imbal hasil obligasi

Saham perbankan menguat pada hari Senin yang dipimpin oleh pemberi pinjaman sektor publik seiring penurunan imbal hasil obligasi pemerintah. Langkah ini meningkatkan sentimen di seluruh sektor.

Indeks Bank Nifty dan Nifty PSU Bank mencatatkan kenaikan signifikan dan mengungguli indeks Nifty yang lebih luas. Bank-bank sektor publik termasuk Union Bank of India, Bank of Baroda, Punjab National Bank, dan Canara Bank memimpin kenaikan tersebut.

Artikel Terkait

BSE trading floor during Sensex and Nifty rally on US-Iran ceasefire relief, with cheering traders amid rising indices and cautious expressions over fragile peace.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pasar saham India melonjak karena meredanya konflik AS-Iran, namun kewaspadaan tetap ada

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks acuan saham India, Sensex dan Nifty, mencatatkan kenaikan harian terkuatnya dalam beberapa tahun pada Rabu, dipicu oleh gencatan senjata AS-Iran yang meredakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi. Kapitalisasi pasar perusahaan yang terdaftar di BSE naik sebesar ₹16,1 lakh crore. Namun, saham-saham Asia mulai berhati-hati karena gencatan senjata tersebut menunjukkan tanda-tanda kerapuhan.

Pasar saham India naik lebih dari 1 persen pada hari Senin seiring indeks Nifty kembali menembus angka 24.000. Kenaikan ini mengikuti sinyal global yang positif, termasuk harapan akan adanya kesepakatan antara AS dan Iran serta penurunan harga minyak.

Dilaporkan oleh AI

Pasar saham India mencatatkan kenaikan signifikan pada hari Rabu, didorong oleh harapan akan perdamaian di Asia Barat dan penurunan harga minyak. NSE Nifty dan BSE Sensex naik cukup besar sepanjang hari, meskipun beberapa keuntungan berkurang menjelang penutupan. Indeks sektoral berakhir lebih tinggi di semua lini di tengah sentimen investor yang berhati-hati.

Indeks ekuitas India, Nifty 50 dan Sensex, jatuh lebih dari 3% pada hari Kamis, penurunan satu hari paling tajam sejak Juni 2024, ditutup pada 23.002,15 dan 74.207,24. Meningkatnya konflik Asia Barat mendorong minyak mentah di atas $110 per barel, memicu kekhawatiran inflasi, sementara saham HDFC Bank anjlok lebih dari 5% setelah pengunduran diri ketua Atanu Chakraborty.

Dilaporkan oleh AI

Investor institusional domestik meningkatkan kepemilikan mereka di sejumlah perusahaan berkapitalisasi besar di India selama kuartal Maret 2026. Aksi beli berfokus pada sektor keuangan, teknologi, telekomunikasi, dan industri meskipun harga saham mengalami penurunan tajam.

Pasar India mengalami penurunan tajam minggu ini, dengan indeks Nifty ditutup lebih rendah dan mendekati level support kunci. Kenaikan volatilitas dan penyempitan lebar pasar menunjukkan kehati-hatian bagi investor. Analis merekomendasikan strategi defensif yang spesifik pada saham untuk melindungi keuntungan terbaru.

Dilaporkan oleh AI

Sejumlah perusahaan sekuritas telah mengidentifikasi 10 saham berkapitalisasi besar (largecap) di India yang memiliki potensi kenaikan signifikan di tengah meningkatnya harga minyak akibat perang AS-Iran. Harga minyak mentah telah menembus angka $125 per barel, yang memicu kekhawatiran inflasi dan ketidakpastian pasar. Saham-saham seperti HDFC Bank dan Bharti Airtel menempati urutan teratas dalam daftar pilihan dari firma termasuk Jefferies dan Axis Direct.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak