Goldman Sachs memperkirakan indeks Nifty India akan mencapai level 26.500, yang menunjukkan potensi kenaikan hampir 9,5 persen dari level saat ini. Proyeksi ini didasarkan pada harga komoditas yang lebih rendah, mata uang yang stabil, serta ekspektasi laba kuartal kedua yang sehat.
Perusahaan pialang tersebut menyoroti prospek ekonomi domestik yang membaik berkat faktor-faktor ini. Posisi investor asing tetap sangat minim, yang menurut perusahaan tersebut menyisakan ruang bagi potensi arus masuk modal.
Goldman Sachs merekomendasikan investasi di sektor perbankan, pariwisata, dan pengolahan energi sebagai area yang berpotensi memberikan keuntungan. Saham spesifik yang disebutkan dalam liputan terkait mencakup Reliance Industries, Adani Power, dan HDFC Bank.
Prakiraan ini mencerminkan kondisi pasar saat ini tanpa menentukan jangka waktu yang pasti untuk mencapai target level tersebut.