Pasar saham India menguat setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran suku bunga

Saham-saham India naik didorong oleh data inflasi AS yang positif, yang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve. Kenaikan ini terjadi meskipun terdapat ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan harga minyak yang mendekati 85 dolar per barel.

NSE Nifty naik 26,5 poin sementara BSE Sensex naik 130,5 poin. Pergerakan ini sejalan dengan kenaikan yang lebih luas di pasar Asia.

Investor portofolio asing terus menjual saham. Investor institusi domestik memberikan dukungan melalui pembelian.

Harga minyak di sekitar 85 dolar per barel membatasi kenaikan lebih lanjut dan menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan. Sentimen investor tetap berhati-hati di tengah ketegangan geopolitik baru-baru ini di Timur Tengah.

Artikel Terkait

Illustration of Indian markets declining due to geopolitical tensions with Iran, showing traders and falling financial indicators.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pasar dan rupee India melemah seiring sinyal Trump untuk mengakhiri gencatan senjata Iran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Saham dan mata uang rupee India jatuh tajam pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal berakhirnya gencatan senjata dengan Iran. Serangan baru AS terhadap Iran dan kenaikan harga minyak memicu aksi jual tersebut. Harga emas dan perak juga memperpanjang kerugian dalam perdagangan di Mumbai.

Saham-saham India naik lebih dari 1 persen pada hari Senin di tengah optimisme atas potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Saham-saham Asia lainnya juga mencatatkan kenaikan moderat setelah berita tersebut. Para pedagang mengurangi posisi bearish seiring dengan meredanya harga minyak mentah.

Dilaporkan oleh AI

Indian stock markets surged more than 2 percent on Friday amid expectations of a diplomatic breakthrough between the US and Iran.

Investor portofolio asing telah mengurangi penjualan di pasar tunai saham India, namun terus menunjukkan kehati-hatian melalui posisi derivatif. Langkah ini dilakukan di tengah kenaikan tipis pada indeks Nifty.

Dilaporkan oleh AI

Saham Asia jatuh mengikuti Wall Street setelah data inflasi AS menunjukkan pertumbuhan harga yang lebih cepat. Kenaikan harga minyak akibat konflik di Iran mendorong imbal hasil Treasury lebih tinggi dan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun 2027.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak