German court orders TCL to halt QLED TV ads over false claims

A German court has ordered Chinese TV maker TCL to stop advertising some of its products as quantum dot LED (QLED) TVs, ruling that the models fail to deliver the expected color reproduction. The decision came in a lawsuit filed by Samsung Electronics. It is expected to impact ongoing legal challenges against TCL's technology claims.

The District Court of Munich I in Germany recently ruled that TCL's German subsidiary violated the country's unfair competition law by advertising certain products, including the QLED870 series, as QLED TVs. Samsung Electronics filed the lawsuit in April last year, arguing that TCL's advertisements were deceptive. The court determined that this practice constituted deceptive trading.

The ruling highlighted that QLED TVs, as defined by the International Electrotechnical Commission, use blue light as the backlight and incorporate a quantum dot film between the panel and backlight to enhance color reproduction. This technology allows for more precise color control and expression, resulting in brighter images and better picture quality than conventional LED TVs. However, the court noted that the quantum dot diffusion plates employed by TCL did not achieve the anticipated improvements in color performance.

As a result, TCL's German unit is prohibited from advertising or selling not only the models in the lawsuit but also other products using the same technology as QLED TVs. Industry officials expect this decision to influence a series of lawsuits and reviews concerning the Chinese TV maker's technologies.

In November 2024, Hansol Chemical, a Korean manufacturer of quantum dot display materials, filed a complaint against TCL with the Fair Trade Commission, alleging that the company advertised TV models as QLED without the essential materials for genuine quantum dot panels. TCL is currently facing class action lawsuits in several U.S. states, including California and New York, over alleged false QLED advertising. Another Chinese display maker, Hisense, is encountering similar class actions in states such as New York and Illinois.

Artikel Terkait

Texas AG Ken Paxton files lawsuits against Samsung, LG, Sony, Hisense, and TCL over alleged smart TV spying, illustrated with courtroom drama and surveilling TVs.
Gambar dihasilkan oleh AI

Texas menggugat produsen TV besar atas pengawasan TV pintar

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Jaksa Agung Texas Ken Paxton telah mengajukan gugatan terhadap Samsung, LG, Sony, Hisense, dan TCL, menuduh mereka menggunakan teknologi Automated Content Recognition untuk memata-matai penonton tanpa persetujuan. Gugatan tersebut mengklaim perangkat lunak ini menangkap tangkapan layar setiap 500 milidetik dan mengirimkan data tontonan untuk iklan bertarget. Paxton mencari ganti rugi dan perintah penahanan untuk menghentikan praktik tersebut.

TCL telah memperkenalkan televisi mini LED unggulan terbarunya, seri X11L SQD-Mini LED, di CES 2026 di Las Vegas. Model baru ini menampilkan teknologi warna canggih dan tingkat kecerahan tinggi, tersedia untuk pre-order dalam ukuran hingga 98 inci. Harga mulai dari $7.000 untuk versi 75 inci.

Dilaporkan oleh AI

Televisi QD-OLED S90F kelas menengah Samsung mendapat nilai tinggi atas kinerjanya dalam ulasan Wired yang mendetail. Set ini unggul dalam kontras, akurasi warna, dan sudut pandang, meskipun kurang kilau model unggulan. Dengan harga lebih rendah setelah diskon baru-baru ini, menarik bagi mereka yang mencari kualitas tanpa biaya premium.

TCL dan Sony telah membentuk perusahaan patungan baru untuk memproduksi TV Bravia Sony dan produk audio rumah. Kemitraan ini, dengan TCL memegang saham 51%, bertujuan memanfaatkan kemampuan manufaktur TCL sambil mempertahankan keahlian desain Sony. Langkah ini memastikan kelanjutan merek Sony di tengah tekanan kompetitif di pasar TV.

Dilaporkan oleh AI

CNET telah mengevaluasi televisi 85 inci terkemuka dari merek seperti Hisense, LG, dan Samsung, merekomendasikan layar lebih besar untuk penayangan 4K optimal. TCL QM8K muncul sebagai pilihan terbaik secara keseluruhan berkat kualitas gambar dan fiturnya. Ada alternatif untuk anggaran dan preferensi, termasuk model OLED berukuran 83 inci.

Sebuah tes jangka panjang baru-baru ini menunjukkan bahwa meskipun burn-in memengaruhi TV OLED, itu bukan isu keandalan utama dibandingkan masalah lainnya. Studi yang diterbitkan oleh TechRadar menunjukkan bahwa konsumen tidak perlu terlalu khawatir dengan fenomena ini. Perbandingan keandalan antara TV OLED dan LED menyoroti kekhawatiran yang lebih luas.

Dilaporkan oleh AI

LG telah menampilkan bagaimana perangkat lunak, data, dan layar besar sedang mengubah mal belanja dan lingkungan ritel. Perusahaan tersebut mempresentasikan sistem tampilan perusahaan dengan opsi ultra-high-definition dan tipis seperti kertas. Perkembangan ini menyoroti perubahan berkelanjutan dalam teknologi ritel.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak