Satu minggu setelah tuntutan federal terkait penculikan diajukan terhadap Pooh Shiesty karena diduga menodongkan senjata api ke arah Gucci Mane di sebuah studio di Dallas, Gucci Mane merilis lagu diss berjudul “Crash Dummy.” Diproduseri oleh Zaytoven, lagu ini berisi lirik yang menyinggung pengkhianatan tanpa menyebut nama Shiesty secara langsung. Pooh Shiesty dan rekan-rekannya, termasuk Big30, menghadapi ancaman hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah.
Insiden tersebut, yang telah dirinci dalam pemberitaan sebelumnya, melibatkan Pooh Shiesty (Lontrell Williams Jr.) dan delapan orang lainnya dari Memphis yang mengonfrontasi Gucci Mane (Radric Davis) di studionya terkait perselisihan kontrak dengan 1017 Records miliknya. Jaksa penuntut menggambarkannya sebagai 'pengambilalihan bersenjata,' di mana kelompok tersebut merampas perhiasan, uang tunai, dan barang lainnya milik para korban.
Dalam “Crash Dummy,” Gucci Mane nge-rap tentang jebakan tersebut: “Saya pikir itu pertemuan bisnis, tapi ternyata itu jebakan.” Ia menyindir tindakan dan latar belakang Shiesty: “Katakan yang sebenarnya, kamu berakhir seperti orang bodoh yang ceroboh / Dan setelah semua itu, nak, kamu masih terikat kontrak denganku.” Baris tambahan merujuk pada pengkhianatan: “Mereka tersenyum di depan wajahmu, lalu mereka menikammu dari belakang / Kamu belajar dari ayahmu, jadi kurasa itu sudah turun-temurun.”
Gucci Mane, yang baru saja merilis memoar dan album berjudul Episodes pada tahun 2025, menggunakan lagu tersebut untuk menanggapi dampak dari peristiwa 10 Januari secara terbuka.