Tiga firma hukum AS telah meluncurkan penyelidikan terhadap HDFC Bank atas dugaan pelanggaran hukum sekuritas. Penyelidikan tersebut berfokus pada apakah bank tersebut menyamarkan pembayaran kepada Maharashtra State Road Development Corporation sebagai biaya pemasaran. Saham bank tersebut telah jatuh menyusul pengumuman tersebut dan laporan pendapatan kuartalan terbarunya.
Firma-firma tersebut sedang memeriksa potensi pelanggaran dan telah mengundang para pemegang saham yang mengalami kerugian untuk melapor. HDFC Bank telah menolak semua tuduhan tersebut, dengan menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam kesalahan apa pun atau tidak memiliki tanggung jawab hukum.
Perkembangan ini muncul setelah dirilisnya pendapatan kuartal pertama bank tersebut. Nama-nama spesifik yang terkait dengan penyelidikan tersebut termasuk Atanu Chakraborty dan Howard G Smith.
Penyelidikan masih berlangsung seiring dengan berlanjutnya tinjauan firma-firma tersebut terhadap praktik bank tersebut.