Home Depot telah mengumumkan kampanye iklan perdananya untuk Piala Dunia FIFA, berjudul 'We All Have a Name'. Iklan tersebut menyoroti cerita pribadi dan kebanggaan, menghubungkan jersey sepak bola dengan apron oranye perusahaan. Iklan tersebut menampilkan penyerang AS Ricardo Pepi dan seorang karyawan Home Depot sungguhan.
Kampanye Piala Dunia FIFA baru dari Home Depot menekankan autentisitas dan cerita manusia, menghubungkan gairah sepak bola dengan pekerjaan sehari-hari perbaikan rumah. Berjudul “We All Have a Name,” iklan tersebut merayakan warisan di balik nama-nama pada jersey dan apron. Seperti yang dijelaskan Whit Friese, VP pemasaran kreatif, “Home Depot selalu fokus pada cerita manusia. Untuk Piala Dunia, kami ingin menangkap emosi di balik acara tersebut—bukan hanya pertandingan itu sendiri.”
Iklan tersebut menampilkan Ricardo Pepi, penyerang Amerika yang dikenal karena kecepatannya, penyelesaian, dan pengaruh yang semakin besar di Timnas Pria AS. Adegan Pepi difilmkan di Belanda, di mana ia bermain untuk PSV, klub Belanda yang berbasis di Eindhoven. Seorang karyawan Home Depot sungguhan, Mary, yang telah bekerja di perusahaan selama 14 tahun, juga tampil dalam iklan tersebut. Mary berbagi, “Saya pikir orang akan melihat ini dan berkata, ‘Itu seseorang seperti saya.’ Aktor bisa membayangkannya, tapi karyawan sungguhan yang datang setiap hari memahami apa artinya menjadi bagian dari Home Depot.”
Friese lebih lanjut mencatat fokus kampanye pada suara-suara asli: “Sama seperti karyawan kami memakai nama mereka dengan bangga, setiap jersey mewakili cerita seseorang—warisan mereka, impian mereka.” Iklan tersebut menggambarkan rumah-rumah berubah menjadi stadion selama Piala Dunia, di mana keluarga berkumpul untuk merayakan. Setiap jersey, seperti setiap proyek Home Depot, menceritakan cerita pribadi tentang menciptakan ruang untuk koneksi.
Ini menandai kemunculan pertama Home Depot dalam iklan Piala Dunia FIFA, memadukan antusiasme olahraga dengan komitmen merek terhadap orang-orang nyata dan narasi autentik.