InCred Equities merekomendasikan enam saham midcap dengan potensi kenaikan hingga 54%

Perusahaan sekuritas InCred Equities telah mengidentifikasi enam saham berkapitalisasi menengah (midcap) di berbagai sektor yang dinilai menawarkan nilai menarik di tengah volatilitas pasar pada tahun 2026.

Perusahaan tersebut merilis laporan yang menguraikan potensi imbal hasil hingga 54% untuk saham-saham pilihan tersebut. Laporan itu menyebutkan aksi jual yang terus berlanjut oleh investor institusional asing dan kekhawatiran inflasi terkait krisis di Asia Barat sebagai alasan munculnya peluang selektif di segmen midcap. Container Corporation of India menerima proyeksi kenaikan tertinggi sebesar 54%, dengan target harga 705 rupee dari harga saat itu sebesar 457 rupee. APAR Industries diberikan target harga 17.350 rupee untuk potensi keuntungan sebesar 23%. Saham-saham lainnya mencakup Tenneco Clean Air India dengan potensi kenaikan 17%, Home First Finance Company India sebesar 21%, Diamond Power Infrastructure sebesar 25%, dan Aavas Financiers sebesar 9,6%. Semua target dan harga terkini dirinci dalam catatan InCred Equities tersebut.

Artikel Terkait

Sejumlah perusahaan sekuritas telah mengidentifikasi 10 saham berkapitalisasi besar (largecap) di India yang memiliki potensi kenaikan signifikan di tengah meningkatnya harga minyak akibat perang AS-Iran. Harga minyak mentah telah menembus angka $125 per barel, yang memicu kekhawatiran inflasi dan ketidakpastian pasar. Saham-saham seperti HDFC Bank dan Bharti Airtel menempati urutan teratas dalam daftar pilihan dari firma termasuk Jefferies dan Axis Direct.

Dilaporkan oleh AI

Investor ritel yang menambah kepemilikan saham berkapitalisasi kecil selama kuartal Maret 2026 memperoleh imbal hasil yang substansial dalam tiga bulan berikutnya. Data menunjukkan keuntungan hingga 184 persen untuk beberapa perusahaan dalam Indeks Nifty Smallcap 500.

Quant Mutual Fund memperkirakan ekuitas India akan mengalami konsolidasi setelah reli baru-baru ini. Manajer investasi tersebut memandang saham berkapitalisasi mikro, kecil, dan menengah akan memimpin dalam menghasilkan alpha.

Dilaporkan oleh AI

Perusahaan-perusahaan besar mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang lebih kuat pada kuartal Maret 2026, didukung oleh keuntungan satu kali. Perusahaan berkapitalisasi menengah dan kecil menunjukkan ekspansi pendapatan yang lebih tangguh meskipun tren keseluruhan melambat.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak