Timnas Indonesia U-17 segrup dengan Vietnam di Piala AFF U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 tergabung dalam Grup A Piala AFF U-17 2026 bersama Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste setelah pengundian di Jakarta pada Jumat. Indonesia sebagai tuan rumah akan menggelar turnamen di Gresik dan Sidoarjo, Jawa Timur, dari 11 hingga 23 April. Ajang ini menjadi ujian awal bagi pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.

Pengundian grup Piala AFF U-17 2026 digelar di Jakarta pada Jumat (6/3/2026), menempatkan Timnas Indonesia U-17 di Grup A bersama Timnas Vietnam, Timnas Malaysia, dan Timnas Timor Leste. Keempat tim ini akan bersaing untuk merebut dua tiket ke semifinal.

Indonesia menjabat sebagai tuan rumah turnamen yang dijadwalkan berlangsung dari 11 hingga 23 April 2026 di dua kota Jawa Timur, yaitu Gresik dan Sidoarjo. Ini merupakan kesempatan bagi Garuda Muda untuk tampil di kandang sendiri setelah prestasi membanggakan di Piala Asia U-17, di mana mereka dua kali menjadi juara. Namun, di Piala AFF U-17, dominasi dipegang oleh Thailand, Vietnam, dan Australia, yang masing-masing telah meraih gelar tiga kali.

Kesuksesan terbaru Timnas Indonesia U-17 dicatat pada 2022, saat turnamen masih kategori U-16. Kini, di bawah arahan pelatih baru Kurniawan Dwi Yulianto, tim ini akan menghadapi tantangan dari rival kuat di grup. Pengundian juga membentuk Grup B dengan Thailand, Myanmar, dan Filipina; serta Grup C yang terdiri dari Australia, Kamboja, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Turnamen ini penting sebagai persiapan bagi tim muda Indonesia menuju kompetisi Asia yang lebih tinggi. Dengan dukungan tuan rumah, diharapkan performa terbaik dapat ditunjukkan.

Artikel Terkait

Indonesian coach and captain celebrate Group A draw with Vietnam at ASEAN Cup 2026 ceremony in Jakarta.
Gambar dihasilkan oleh AI

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam di ASEAN Cup 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Undian resmi ASEAN Hyundai Cup 2026 digelar di Jakarta pada 15 Januari 2026, menempatkan Timnas Indonesia di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off Timor Leste atau Brunei Darussalam. Turnamen ini akan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dengan format kandang-tandang. Pelatih John Herdman dan kapten Rizky Ridho menyatakan optimisme untuk meraih gelar pertama Indonesia.

Timnas Futsal Indonesia berhasil lolos ke semifinal Piala Asia Futsal 2026 usai mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2 di Indonesia Arena. Prestasi ini dirayakan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebagai sejarah baru bagi sepak bola futsal Tanah Air. Kemenangan tersebut juga berkontribusi pada peningkatan peringkat FIFA dunia menjadi ke-24.

Dilaporkan oleh AI

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak 0-7 saat melawan Timnas China U-17 dalam laga uji coba internasional di Indomilk Arena, Tangerang, pada 8 Februari 2026. China mendominasi sepanjang pertandingan dengan tujuh gol, sementara Indonesia gagal mencetak gol meski sempat menciptakan peluang. Hasil ini menjadi peringatan bagi Garuda Muda jelang Piala AFF U-17 2026.

Timnas Indonesia U-22 gagal lolos dari fase grup SEA Games 2025 meski menang atas Myanmar, sementara timnas putri justru melaju ke semifinal sebagai runner-up Grup A. Kegagalan Garuda Muda memicu kritik tajam terhadap PSSI, kontras dengan performa solid Garuda Pertiwi yang bangkit setelah kekalahan telak dari Thailand.

Dilaporkan oleh AI

Timnas Indonesia U-22 meraih hasil imbang 2-2 melawan Mali U-22 dalam laga uji coba kedua di Stadion Pakansari, Bogor, pada 18 November 2025. Mauro Zijlstra mencetak gol perdananya untuk Garuda Muda, sementara Rafael Struick juga menyumbang gol. Pertandingan ini menunjukkan peningkatan performa serangan Indonesia jelang SEA Games 2025.

Performa gemilang Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 menarik minat 10 klub Eropa terhadap para pemainnya. Skuad asuhan Hector Souto mencapai final untuk pertama kali, meski kalah dari Iran lewat adu penalti. PSSI juga menerima denda AFC sebesar Rp235 juta tanpa banding.

Dilaporkan oleh AI

Timnas Putri Indonesia tersingkir dari final SEA Games 2025 setelah kalah 0-5 dari Vietnam di semifinal. Meski demikian, pelatih Akira Higashiyama tetap optimis dan memuji perjuangan timnya. Kini, fokus beralih ke laga perebutan perunggu melawan Thailand.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak