Tim renang Indonesia meraih medali perak pada nomor mix 4x100 meter freestyle relay di Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025. Keempat atlet, Jason Donovan Yusuf, Nadia Aisha Nurzami, Joe Aditya Kurniawan, dan Azzahra Permatahani, finis kedua dengan catatan waktu 3 menit 39,96 detik di final yang digelar di Olympic Pool Stadium, Riyadh.
Pada Minggu, tim renang Indonesia tampil di babak final nomor mix 4x100 meter freestyle relay cabang renang ISG Riyadh 2025, yang mempertemukan perenang dari delapan negara di Olympic Pool Stadium, Riyadh, Arab Saudi. Jason Donovan Yusuf memulai lomba dari lintasan keempat dengan start cepat, menjaga posisi Indonesia di barisan depan. Nadia Aisha Nurzami melanjutkan sebagai perenang kedua, tampil stabil untuk mempertahankan peluang podium.
Joe Aditya Kurniawan, sebagai perenang ketiga, melesat ketat bersaing dengan tim Turki. Azzahra Permatahani menutup lomba dengan determinasi penuh, memastikan finis kedua dengan waktu 3 menit 39,96 detik. Tim Turki merebut emas dengan 3 menit 38,15 detik, sementara Aljazair mengamankan perunggu dengan 3 menit 41,49 detik.
Menurut keterangan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Azzahra Permatahani mengaku gembira atas hasil ini. "Saya gembira karena kerja keras tim mampu mempersembahkan medali perak untuk Indonesia," katanya. Ia berharap perolehan ini menambah semangat tim untuk menambah koleksi medali dan terus memberikan yang terbaik bagi kontingen Indonesia.
Joe Aditya Kurniawan juga menyampaikan rasa syukur. "Saya bersyukur atas perolehan medali itu. Terima kasih atas dukungan dan doa dari berbagai pihak terhadap tim yang berjuang mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional," ujarnya.
Medali perak ini menjadi awal positif bagi cabang renang Indonesia di ISG 2025, di mana delapan atlet turun di tujuh nomor. Lima di antaranya merupakan final pada hari kedua gelaran cabang renang.