Indorama Ventures bermitra untuk membangun fasilitas rPET di Nigeria

Indorama Ventures, Nigerian Breweries, dan Genesis Energy telah mengumumkan kemitraan untuk mengembangkan salah satu fasilitas produksi PET daur ulang terbesar di Afrika di Lagos, Nigeria. Pabrik tersebut bertujuan memproduksi hingga 45.000 ton resin rPET food-grade setiap tahun, dengan operasi dimulai pada paruh pertama 2027. Inisiatif ini mendukung upaya Nigeria untuk mengurangi limbah plastik dan mempromosikan ekonomi sirkular.

Indorama Ventures Public Company Limited, perusahaan kimia berkelanjutan global, telah bermitra dengan Nigerian Breweries Plc, perusahaan pembuat bir terkemuka di Nigeria dan perusahaan operasi Heineken, serta Genesis Power & Energy Solutions Ltd, pengembang infrastruktur energi bersih Afrika, untuk membangun fasilitas produksi rPET (rPET) utama yang besar di Lagos, pusat komersial Nigeria, dan diharapkan memproduksi hingga 45.000 ton resin rPET food-grade setiap tahun dari botol PET pasca-konsumen. Pembangunan dan pengoperasian dijadwalkan dimulai dengan target start-up pada paruh pertama 2027. Fasilitas tersebut akan mengubah limbah menjadi bahan daur ulang berkualitas tinggi untuk aplikasi kemasan, membantu memenuhi permintaan konten daur ulang dan mengurangi limbah plastik di seluruh wilayah tersebut. Proyek ini sejalan dengan Kebijakan Nasional Nigeria tentang Pengelolaan Limbah Plastik, yang diperkenalkan pada 2020, yang bertujuan membuat semua kemasan plastik dapat didaur ulang, digunakan kembali, terbiodegradable, atau dapat dikompos pada 2030. Proyek ini diharapkan untuk memperkuat sistem pengumpulan, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas ekosistem daur ulang Nigeria, sambil memanfaatkan infrastruktur logistik Lagos untuk melayani pasar nasional dan regional. Indorama Ventures, recycler PET terbesar di dunia untuk kemasan minuman, membawa keahlian dari 20 fasilitasnya di 11 negara, di mana telah mendaur ulang lebih dari 160 miliar botol PET pasca-konsumen. Ini akan menjadi investasi daur ulang pertama perusahaan di Afrika. Nigerian Breweries menyediakan wawasan pasar di industri minuman, sementara Genesis Energy menawarkan solusi infrastruktur dan energi berkelanjutan, dari operasinya di 11 negara Afrika dan lebih dari 780 MW proyek. Yash Lohia, Executive President of Petchem dan Chairman of the ESG Council di Indorama Ventures, menggambarkan kolaborasi ini sebagai tonggak besar dalam strategi daur ulang global perusahaan. «Dengan membangun fasilitas daur ulang terbesar hingga saat ini dan salah satu pabrik rPET terbesar di Afrika, Indorama Ventures bertujuan membawa teknologi canggih dan keahlian keberlanjutannya ke wilayah yang berkembang pesat,» katanya. Akinwole II Omoboriowo, Chairman dan CEO Genesis Energy, menekankan kolaborasi lintas sektor: «Inisiatif ini menunjukkan bagaimana investasi energi bersih dapat mendukung pembangunan ekonomi tahan iklim. Dengan menggabungkan prinsip ekonomi sirkular dengan infrastruktur berkelanjutan dan sistem energi, proyek ini bertujuan memberikan dampak lingkungan jangka panjang sambil menciptakan peluang ekonomi baru.» Kemitraan ini tunduk pada persetujuan regulasi, validasi teknis, dan implementasi operasional. Ini menandai tonggak pertama dalam peta jalan untuk membangun platform daur ulang yang dapat diskalakan di seluruh Afrika, mempromosikan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan keterlibatan masyarakat.

Artikel Terkait

Prime Minister Abiy Ahmed inaugurates solar energy factories generating 11.3 GW in Hawassa Industrial Park.
Gambar dihasilkan oleh AI

Prime minister Abiy inaugurates energy factories in Hawassa Industrial Park

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Prime Minister Abiy Ahmed (Dr.) inaugurated factories with significant capacity for the energy sector in Hawassa Industrial Park on Miyazya 17, 2018 EC (April 25, 2026). Three solar factories and a supporting gas factory were launched. Together, the solar plants will generate over 11.3 gigawatts of clean power annually.

Nigeria's billionaire Aliko Dangote pledged to Presidents William Ruto of Kenya and Yoweri Museveni of Uganda to build a refinery identical to his Lagos plant if they provide support. The facility would be in Tanzania's Tanga area, linked by pipeline to Mombasa. The commitment came at the Africa We Build Summit 2026 in Nairobi on April 23.

Dilaporkan oleh AI

Kenya Airways has signed a memorandum of understanding with Rubis Energy Kenya to build Africa’s first dedicated sustainable aviation fuel refinery. The agreement was finalised on Tuesday, May 12, in the presence of President William Ruto and French President Emmanuel Macron.

Waste4Change CEO Mohammad Bijaksana Junerosano called for a total overhaul of Indonesia's waste management system amid a national garbage crisis. He highlighted a circular economy potential of Rp 500 trillion per year, provided strong infrastructure and ecosystems are in place. The remarks came at an Earth Day media gathering in Jakarta on April 20, 2026.

Dilaporkan oleh AI

The Energy Ministry presented a Pemex petrochemical and fertilizer reactivation program involving 93 billion pesos in investments between 2026 and 2030.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak