Ahli strategi Jefferies, Chris Wood, telah memperingatkan bahwa tren perdagangan AI dapat menghadapi jeda berkepanjangan jika investor menyimpulkan bahwa perusahaan hyperscaler tidak akan memperoleh imbal hasil yang cukup atas pengeluaran besar mereka.
Wood menyatakan bahwa berakhirnya tren AI lebih mungkin dipicu oleh kekhawatiran atas alokasi modal yang salah daripada kelebihan pasokan cip.
Ia menunjuk pada investasi AI yang sangat besar oleh para hyperscaler sebagai faktor kunci yang dapat mendorong investor untuk menilai kembali tren perdagangan tersebut.
Ahli strategi ini menekankan bahwa imbal hasil yang tidak memadai atas belanja modal tersebut akan menjadi pemicu jeda dibandingkan dengan masalah pasokan semikonduktor.