Jellyfin, server media sumber terbuka, sedang mengalami perubahan kepemimpinan seiring mundurnya dua pendiri dan satu anggota tim inti. Kepergian mereka menyusul peringatan terbaru mengenai kelelahan pengelola dalam proyek tersebut.
Joshua Boniface, pendiri dan Pemimpin Proyek, meninggalkan perannya. Andrew Rabert, pendiri lainnya, mengumumkan kepergiannya beberapa hari sebelumnya. Anthony Lavado juga mundur sebagai anggota tim inti.
Kepergian mereka digambarkan berlangsung secara baik-baik dengan risiko kecil terjadinya perpecahan (fork) yang bersifat permusuhan. Boniface menyebutkan tuntutan mental dan waktu dari peran tersebut serta risiko bagi kesehatan mentalnya. Rabert menunjuk adanya gesekan terkait penulisan ulang klien desktop yang dimulai pada Desember 2025 yang menurunkan motivasinya. Lavado, yang selama ini berfokus pada tugas non-kode seperti manajemen App Store, mengatakan perubahan dalam kehidupan pribadinya membatasi waktu yang tersedia dan ia akan membantu masa transisi hingga satu tahun ke depan.
Pada bulan Mei, proyek tersebut melaporkan aktivitas yang stabil dengan ratusan permintaan tarik (pull request) dan masalah yang ditangani setiap bulan dari Mei 2025 hingga April 2026. Pembaruan tersebut juga memperkenalkan kebijakan AI setelah lonjakan kontribusi yang dibuat oleh AI dan menyoroti meningkatnya risiko kelelahan akibat tuntutan dukungan serta beban kerja peninjauan kode.