Jey Uso telah menanggapi pertanyaan penggemar mengenai keputusannya untuk bersatu kembali dengan Roman Reigns dan The Bloodline setelah WrestleMania 42. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, ia menekankan rasa hormat budaya terhadap Tribal Chief dan menepis kritik dari pihak luar.
Saat berbicara dengan Jackie Redmond, Jey Uso mengatakan bahwa pilihan tersebut berakar pada tradisi keluarga dan budaya, bukan politik gulat.
"Saya setara, tetapi dalam budaya saya, kami menghormati Tribal Chief, para tetua adalah segalanya," tegasnya. "Ini urusan keluarga, kalian tidak ada sangkut pautnya, kalian tidak akan paham."
Uso menyoroti status Reigns sebagai penarik minat utama dan mengungkapkan rasa frustrasi atas kurangnya rasa hormat yang dirasakan terhadap keluarganya. Ia juga merujuk pada pencapaiannya sendiri, termasuk mengalahkan Seth Rollins sebagai juara dunia dan membuat Gunther menyerah (tap out).
Komentar ini muncul seiring berlanjutnya alur cerita The Bloodline menjelang WWE Night of Champions 2026, di mana Jey Uso dijadwalkan untuk bertanding di final King of the Ring melawan Oba Femi.