Jey Uso menyatakan dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa ia tidak peduli dengan penggemar WWE menyusul reaksi keras di internet setelah dirinya kembali bergabung dengan Bloodline. Ia berbicara kepada Jackie Redmond menjelang WWE Night of Champions.
Jey Uso menanggapi reaksi atas kepulangannya ke Bloodline setelah Roman Reigns memenangkan Kejuaraan Kelas Berat Dunia di WrestleMania 42. The Usos kembali ke sisi Roman, dan kemudian bergabung dengan Jacob Fatu setelah kekalahannya di Clash in Italy. Penggemar mengungkapkan kebingungan atas langkah tersebut dan kecaman muncul setelah kemenangan Jey di turnamen King of the Ring.
Dalam wawancara tersebut, Jey mengatakan bahwa ia melihat kebencian di media sosial setiap kali namanya muncul. Ia mencatat bahwa beberapa video termasuk di antara yang paling tidak disukai di platform WWE dan menambahkan bahwa kritik tersebut justru memacu semangatnya. Jey menggambarkan situasi tersebut sebagai bagian dari pekerjaannya dan mengatakan bahwa orang-orang terdekatnya tahu siapa diri mereka sebenarnya.
Jey mengatakan ia bertujuan untuk menjadi pegulat yang paling dicintai atau paling dibenci di dunia. Ia menambahkan bahwa terlepas dari apakah perhatian tersebut positif atau negatif, para penggemar tetap menonton aksinya.