Seorang hakim Utah telah memerintahkan akses publik yang lebih luas terhadap bukti dalam sidang praperadilan Tyler Robinson, pria yang dituduh membunuh aktivis konservatif Charlie Kirk. Putusan tersebut muncul setelah adanya mosi dari istri dan keluarga Kirk.
Hakim Distrik Negara Bagian Tony Graf Jr. memutuskan pada hari Kamis bahwa bukti terbaru harus ditampilkan kepada hadirin di ruang sidang dan media, dengan beberapa penyuntingan. Keputusan tersebut menyusul pengajuan oleh Erika Kirk dan orang tua Charlie Kirk yang menuntut transparansi selama persidangan di Pengadilan Distrik Keempat di Provo.
Jaksa memutar rekaman wawancara dengan mantan teman sekamar sekaligus pasangan romantis Robinson, Lance Twiggs. Twiggs menggambarkan perilaku Robinson yang tidak menentu sehari setelah penembakan pada September 2025 dan mengatakan bahwa dia berharap tidak melakukan hal tersebut. Twiggs juga mengingat Robinson bertanya tentang alat Dremel sebulan sebelumnya untuk membuat pesan pada peluru.
Keluarga berpendapat bahwa keterbukaan yang lebih besar akan melawan spekulasi dan teori konspirasi. Graf mengindikasikan bahwa beberapa bukti retrospektif juga dapat dirilis ke publik, meskipun perincian mengenai waktunya masih belum jelas. Robinson, 22 tahun, menghadapi dakwaan termasuk pembunuhan berat dan tetap ditahan seiring berjalannya sidang pendahuluan.