Pria divonis atas pembunuhan tiga orang akibat perselisihan pengeras suara karaoke

Seorang pria asal California divonis bersalah pekan lalu atas pembunuhan tingkat pertama karena menembak mati kekasihnya, saudara kembar kekasihnya, dan saudara iparnya dalam pertengkaran pada Agustus 2020 di Redlands. Eric Otto White membunuh Kavina Brooks, Kavona Brooks-Lee, dan Kenneth Lee setelah Brooks menyentuh pengeras suara karaoke miliknya dan memintanya untuk pindah.

White dinyatakan bersalah pada 30 April di Pengadilan Tinggi San Bernardino County. Jaksa mengatakan penembakan tersebut dipicu oleh perasaan White yang merasa kehilangan kendali setelah Brooks menyentuh pengeras suara dan mengkritik reaksinya terhadap gaya pengasuhan anaknya. Kesaksian dalam persidangan menunjukkan bahwa White menodongkan senjata kepada kelompok tersebut, yang berujung pada serangkaian tembakan di rumah para korban. Kavina Brooks dan Kenneth Lee tewas di tempat kejadian, sementara Kavona Brooks-Lee meninggal dunia kemudian di rumah sakit.

Artikel Terkait

Dua bersaudara di California menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat dua setelah diduga membunuh seorang pria untuk mencuri mobil SUV miliknya. Jaksa menyatakan bahwa keduanya juga berencana menargetkan kakak perempuan mereka beserta keluarganya.

Dilaporkan oleh AI

Kandynn Wilson, 34 tahun, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat ditambah satu tahun atas pembunuhan istrinya, Ericka Wilson, yang telah berpisah dengannya pada tahun 2022.

Eric Abril, 38, menerima hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat setelah mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat pertama, percobaan pembunuhan terhadap petugas kepolisian, dan penculikan. Kejahatan tersebut terjadi saat baku tembak di Mahany Park di Roseville, California, pada 6 April 2023. Ia membunuh James MacEgan yang berusia 72 tahun serta melukai istrinya dan seorang petugas.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria asal Carolina Utara telah dijatuhi hukuman puluhan tahun penjara setelah menembak mati istrinya dan membuang jenazahnya ke sebuah danau. Omar Drabick (37) menerima hukuman berturut-turut atas pembunuhan tingkat dua dan menyembunyikan kematian istrinya, Hadeel Ghadhanfer Hikmat (34), di Apex.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak