Seorang pria asal Carolina Utara telah dijatuhi hukuman puluhan tahun penjara setelah menembak mati istrinya dan membuang jenazahnya ke sebuah danau. Omar Drabick (37) menerima hukuman berturut-turut atas pembunuhan tingkat dua dan menyembunyikan kematian istrinya, Hadeel Ghadhanfer Hikmat (34), di Apex.
Hakim Pengadilan Tinggi Allen Baddour menjatuhkan hukuman 25 hingga 31 tahun penjara untuk pembunuhan tingkat dua dan enam hingga sembilan tahun untuk menyembunyikan kematian. Hukuman tersebut akan dijalani secara berturut-turut. Drabick awalnya menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama namun berhasil menghindarinya melalui kesepakatan pembelaan. Pihak berwenang mengaitkannya dengan kejahatan tersebut setelah seorang pengendara perahu menemukan jenazah Hikmat di Danau Jordan pada 29 Agustus 2023, sekitar 30 mil di sebelah barat Raleigh. Bukti termasuk selongsong peluru dan darah di jembatan terdekat mengonfirmasi bahwa ia ditembak di bagian punggung dan dilemparkan dari struktur tersebut. Pernikahan pasangan itu diatur oleh ibu Drabick sekitar setahun setelah Hikmat tiba di Amerika Serikat. Jaksa menyatakan bahwa Drabick merasa tidak bahagia dengan pernikahan tersebut dan mencari cara secara daring untuk melakukan pembunuhan tanpa terdeteksi. Ia kemudian meminta maaf di pengadilan dengan menyatakan, 'Dari lubuk hati saya yang terdalam, saya minta maaf.' Pengacara pembela mencatat diagnosis autisme yang ia miliki sebagai faktor ketidakmampuannya untuk mengakhiri pernikahan tersebut secara damai. Hakim menolak anggapan bahwa ibu Drabick memikul tanggung jawab atas hasil tersebut.