Pria Oklahoma dijatuhi hukuman seumur hidup karena mencekik istrinya

Clifton Wayne Hampton, 51 tahun, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan kemungkinan bebas bersyarat setelah menjalani masa tahanan minimal 38 tahun karena mencekik istrinya, Christina, hingga tewas. Pembunuhan tersebut terjadi setelah pertengkaran di mana sang istri menyebutnya 'menyedihkan' dan meminta cerai. Hakim Distrik Rogers County, Lara M. Russell, menjatuhkan vonis tersebut pada hari Kamis setelah Hampton mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat pertama.

Hakim Distrik Rogers County, Lara M. Russell, menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Clifton Wayne Hampton pada hari Kamis atas pembunuhan tingkat pertama terhadap istrinya, Christina Hampton. Di Oklahoma, hukuman seumur hidup mengharuskan terpidana menjalani setidaknya 85% dari masa hukuman 45 tahun sebelum memenuhi syarat untuk bebas bersyarat, yang berarti Hampton harus menjalani masa tahanan lebih dari 38 tahun. Hampton mengaku bersalah atas dakwaan yang berasal dari insiden pada 2 Oktober 2025 di rumah mereka di Rogers County. Jaksa memaparkan bagaimana Hampton mengakui telah mencekik Christina saat wanita itu berbaring di tempat tidur setelah dia menghinanya dan menuntut perceraian hanya beberapa hari sebelum ulang tahun pernikahan mereka yang ke-13. Dia mengaku niatnya hanya untuk 'membungkamnya' dan bahwa dia kemudian mencoba membawa tubuh istrinya ke rumah sakit, yang menyebabkan cedera fisik seperti bekas luka di tenggorokan, hidung berdarah, dan lutut lecet. Sheriff Scott Walton mencatat ketidakkonsistenan langsung dalam cerita awal Hampton, di mana dia mengklaim Christina sempat pergi saat berkendara dan jatuh di pinggir jalan. Hampton kemudian mengaku kepada penyelidik dan meninggalkan keterangan palsunya. Selama persidangan, ibu Christina, Shirley Vanderpool, menyampaikan pernyataan dampak korban yang mengungkapkan kesedihannya. 'Sulit untuk percaya bahwa, Anda tahu, 13 tahun yang lalu, dia berjanji untuk mencintai, menghormati, dan melindunginya, lalu dia membunuhnya. Hanya beberapa hari sebelum ulang tahun pernikahan mereka yang ke-13,' kata Vanderpool, sebagaimana dilaporkan oleh KOTV.

Artikel Terkait

A Michigan judge sentenced 59-year-old Randall Alan Grinwis to 32½ to 90 years in prison for second-degree murder in the 2024 strangling death of his girlfriend of 20 years, Donna Hyma. The killing occurred during an argument over living arrangements on New Year's Day. Grinwis was also convicted of stealing $1,800 from Hyma's brother.

Dilaporkan oleh AI

A 76-year-old Iowa man who admitted to killing his chronically ill wife to end her suffering has been sentenced to 50 years in prison. Richard Hoesing pleaded guilty to second-degree murder after originally facing first-degree charges. The judge imposed a mandatory minimum of 35 years before parole eligibility.

A judge in West Virginia sentenced Rebakah Weikle to two consecutive life terms for murdering her 4-year-old daughter in 2022. The killing stemmed from jealousy over attention the child received from her father. Weikle pleaded guilty to first-degree murder and child abuse resulting in death.

Dilaporkan oleh AI

Stephen Clare, 53, was sentenced to life in prison without parole for the capital murder of his 11-month-old daughter, Willow Gardner, and for attacks on his other young daughter and ex-wife. The sentencing followed his guilty plea to the charges stemming from an April 2023 incident in San Antonio. Authorities described the crimes as brutal and horrific.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak